Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Tiga Jurus Paket ROMA Lawan Korupsi
Pilkada

Tiga Jurus Paket ROMA Lawan Korupsi

By Redaksi5 Juni 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati dan Wakil Bupati Sikka, Roby Idong dan Romanus Woga dalam Debat Paslon Pilkada Sikka pada Jumat (1/6/2018) di Sikka Convention Center (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sikka, Roby Idong dan Romanus Woga tegas melawan korupsi.

Setidaknya ada tiga langkah yang ditawarkan oleh pasangan akrab disebut Paket ROMA ini untuk mencegah dan memberantas korupsi.

Langkah pertama adalah penerapan audit perencanaan. Audit perencanaan dilakukan guna mencegah terjadinya korupsi.

“Korupsi terjadi karena perencanaan yang buruk. Dengan audit oleh pihak independen, potensi penyalahgunaan uang rakyat bisa dicegah sekaligus bisa dilakukan penghematan,” terangnya kepada VoxNtt.com saat dihubungi, Senin (4/6/2018).

Selanjutnya, langkah kedua adalah peningkatan pengawasan termasuk oleh masyarakat.

Dengan transparasi informasi maka akan memudahkan rakyat mengontrol proses mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan.

Langkah ketiga sebenarnya cukup fantastis yakni penyusunan perangkat peraturan daerah yang mengatur pemeriksaan wajib terhadap setiap pejabat daerah termasuk Bupati dan Wakil Bupati pada akhir masa jabatan.

Hal ini sebelumnya disampaikannya dalam Debat Pilkada Sikka 2018 yang digelar pada Jumat, 1 Juni lalu di SCC, Maumere.

“Perlu kita buat Perda kalau terbukti bersih kita beri penghargaan dan kalau terbukti korup kita jebloskan ke penjara,” tegasnya.

Ditambahkannya ini penting karena bupati dan wakilnya sebagai pimpinan wajib memberi contoh.

Terkait hal itu, menurut dia sejumlah dugaan kasus korupsi pada masa-masa kepemimpinan sebelum ini pun harus diperiksa kembali agar menjadi bahan pelajaran bagi generasi mendatang.

 

Penulis: Are de Peskim
Editor: Adrianus Aba

 

Baca di sini berita Paket Roma: PAKET ROMA NEWS

Sikka
Previous ArticleKasus PLTS Nagekeo, Polisi Masih Tunggu Keterangan Ahli Pidana
Next Article Program RLH Belum Berjalan, Kadis PRKPP TTU Terancam Kehilangan Jabatan

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.