Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Inovasi dan Produk Unggulan Desa Dipamerkan
NTT NEWS

Inovasi dan Produk Unggulan Desa Dipamerkan

By Redaksi13 Agustus 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu pameran sistem pertanian hidroponik dan aquaponik (Foto: Paul/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT-Menyongsong perayaan HUT RI ke 73, 13 desa di Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten TTS, menggelar lomba pameran inovasi dan produk unggulan desa.

Pameran ini sedang dilangsungkan di Oinlasi, Ibukota Kecamatan Amanatun Selatan.

Adapun produk unggulan desa yang dipamerkan seperti, sistem pertanian hidroponik dan aquaponik, tenun ikat, anyaman muti, hasil pertanian seperti kentang, vortel, kacang panjang, umbi-umbian dan beberapa produk unggulan lainnya.

Camat Amanatun Selatan, Ardi Benu, yang ditemui di Oinlasi Minggu (12/8/2018) mengatakan, bursa inovasi dan produk unggulan yang dipamerkan ini merupakan strategi pemerintah untuk mengkampanyekan sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat pengunjung stan cara pembuatan argroponik dan Aquaponik.

Selain itu, ajang pameran ini dapat mempromosikan produk-produk lokal yang ada di kabupaten TTS.

“Pameran ini merupakan pemicu bagi masyarakat yang datang melihat sehingga ketika mereka pulang bisa mereka tiru,” jelas Ardi Benu.

Camat Ardi mengakui, pameran bursa inovasi dan produk unggulan desa merupakan pameran pertama yang digelar di Kecamatan Amanatun Selatan.

Sementara Kepala Desa To’i,  Jitro Lak’apu menuturkan pemaran yang ada di stannya memperkenalkan sistem hirdoponik dan aquaponik dalam menanam sayur-sayuran. Sistem ini menggunakan wadah yang dibuat dari pipa paralon, gelas bekas minuman, botol bekas minuman dengan hanya menggunakan sedikit air.

“Desa To’i sudah lakukan bursa inovasi berupa hidroponik dan aquaponik dengan menanam di sayur-sayuran pada botol dan gelas bekas serta pipa paralon dan kami sudah menikmati hasilnya,”jelas Kades Jitro.

Penulis: Paul Resi

Editor:Irvan K

TTS
Previous ArticleSemarak Perlombaan Ninja Warrior di TTU
Next Article Jaminan Perlindungan Hukum Pembela HAM

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.