Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»NTT Dapat Jatah 464 Sekolah dari Pemerintah Australia
HEADLINE

NTT Dapat Jatah 464 Sekolah dari Pemerintah Australia

By Redaksi1 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang,VoxNtt.com-Dalam rangka meningkatkan kerjasama di bidang pendidikan antara Australia dan Indonesia, Wakil Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia, Dr. Justin Lee berkunjung ke Universitas Nusa Cendana (Undana).

Dalam kunjungannya Lee  memberi kuliah umum yang dipandu moderator, Prof. Dr. Simon Sabon Ola di ruang teater lantai tiga Gedung Rektorat Undana, Kamis (1/12).

Dalam paparanya, ia mengungkapkan hubungan luar negeri antara Indonesia dan Australia sangat baik. Umumnya, kata dia, hubungan tersebut tidak hanya  antara pemerintah, namun juga antara masyarakat dua negara tersebut.

“Jadi isu-isunya tidak terlalu rumit. Misalnya ada  satu juta wisatawan Australia yang datang ke Indonesia setiap tahun, begitupun dengan Indonesia yang ke Australia sebanyak 30 ribu orang,” ungkapnya.

Ia mengatakan, cita-cita pemerintah Australia dan Indonesia pada umumnya sama, yaitu ingin makmur dan stabil, baik dalam bidang ekonomi, sosial, politik, budaya maupun pendidikan.

Dikatakan Lee, dalam bidang pendidikan salah satunya adalah pendirian sebanyak tujuh ribuan sekolah di Indonesia. Dari jumlah itu, NTT mendapat jatah sebanyak 464 sekolah, baik Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Pendirian sekolah ini berawal dari bencana tsunami Aceh, pada saat itu hanya di Aceh, tetapi kini pembangunannya merata di seluruh Indonesia,” sebutnya.

Kendati demikian, tidak hanya fisik sekolah, namun pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), baik guru maupun siswa. Pada tataran universitas, ada kerjasama Australia Award, diutamakan bagi Provinsi NTT.

“Ada juga  hubungan yang erat antara mahasiswa Australia dan Indonesia,” ujarnya.

Usai kuliah umum tersebut Rektor Undana mengundang, Dr. Justin Lee untuk mengunjungi UPT. Laboratorium Lapangan Terpadu Lahan Kering Kepulauan (LLTLKK) Undana.

Pantauan media ini, turut hadir Istri Wakil Dubes, Ny. Jane Lona,Ketua DWP Undana, Ir. Grace Benu-Ale, Pembantu Rektor III, Ir.I Wayan Mudita, M.Sc., Ph.D, dan pimpinan Undana lainnya serta para dosen dan mahasiswa. (Nike/VoN)

Foto Feature: Rektor Undana dan Wakil Dubes Australia

Kota Kupang
Previous ArticleAndre Hugo Parera Gelar Sosialisai 4 Pilar di Flores Timur
Next Article Messi vs Ronaldo dalam Laga El Clasico Akhir Pekan Ini

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.