Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Tahun 2017 Pemerintah Naikkan Dana Desa Menjadi Rp60 Triliun
HEADLINE

Tahun 2017 Pemerintah Naikkan Dana Desa Menjadi Rp60 Triliun

By Redaksi1 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta,VoxNtt.com– Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengakui berterimakasih seraya bersyukur dengan adanya penambahan dana desa pada tahun 2017. Rencananya jumlah yang akan datang menjadi Rp60 triliun.

Hal ini disampaikan Eko di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Kamis (1/12/2016). Ia mengatakan, dana tersebut dapat digunakan untuk mengoptimalkan pengembangan potensi di daerah khususnya di daerah-daerah perbatasan.

Eko menuturkan Indonesia adalah negara besar yang ditandai dengan masuknya Indonesia dalam peringkat 16 di G-20. Ini menandakan bahwa Indonesia masuk dalam 20 negara dengan kekuatan ekonomi terbesar dunia.

Selain itu, Eko juga memperkirakan Indonesia bisa menjadi negara dengan urutan ke-lima pada tahun 2035 nanti. Menurutnya, salah satu cara yaitu dengan mengembangkan potensi yang ada di daerah, khususnya di daerah perbatasan.

“Kita sudah mengupayakan secara maksimal. Tapi masih banyak daerah dan perbatasan yang tertinggal. Itu yang menjadi pekerjaan buat kita semua,” ujar Eko kepada VoxNtt.com, Kamis (1/12/2016).

Dia pun berharap semua pihak dan pemerintah tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri untuk membangun bangsa. Dia menyerukan agar pemerintah bekerjasama, mengejar ketertinggalan. Baik dalam sumber daya manusia maupun dalam potensi alam.

Ia menerangkan potensi negara Indonesia yang besar juga dapat dilihat dari indikator bahwa Indonesia punya lahan hutan tropis terbesar. Selain itu juga memiliki berbagai kekayan alam yang tak dimiliki negara lain.

“Jika kita kerjanya sama-sama, kerjanya akan jadi besar dan hasilnya bagus. Tetapi,kalau semua lakukan kerja sendiri-sendiri, malah jadi kerjanya kecil-kecil,” ujarnya.

Lebih lanjut Eko mengatakan ke depan pihaknya akan fokus mengembangkan konsep one village-one product, yang akan mengakomodasi semua sektor. Dari itu, dapat menciptakan hasil berganda yang menguntungkan.

“Kita bisa lihat pemerintah sangat fokus ke pembangunan daerah khususnya di desa. Tahun depan pemerintah naikkan dana desa Rp60 triliun. Tahun 2018 bisa dua kali lipat jadi Rp120 triliun”, tutupnya
(Ervan Tou/VoN)

Foto Feature : Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo. (Foto: Ervan Tou/VoN)

Previous ArticleMessi vs Ronaldo dalam Laga El Clasico Akhir Pekan Ini
Next Article Jokowi Dukung Penuh Penguatan KPK

Related Posts

Perkuat Kedamaian dalam Bingkai Toleransi, Benny Harman Buka Puasa Bersama Umat Muslim di Labuan Bajo

27 Februari 2026

Perjuangan Mama Sebina: Bertahan Hidup, Sekolahkan Anak di Tengah Kemiskinan Manggarai Timur

25 Februari 2026

GMNI Kritik Presiden Prabowo, Akses Ekspor Nelayan Dinilai Tak Signifikan Tanpa Perbaikan Kepemilikan Kapal

17 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.