Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Seret Nama Jokowi, Hugo: Prabowo Cs Segera Minta Maaf Seperti Ratna
NASIONAL

Seret Nama Jokowi, Hugo: Prabowo Cs Segera Minta Maaf Seperti Ratna

By Redaksi4 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira saat berkunjung ke Universitas Flores sebagai pemateri Seminar Nasional pada Senin (6/11/2017). (Foto: Doc. Andreas Hugo Pareira)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende,Vox NTT-Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, mendesak Ratna Sarumpaet serta pihak-pihak yang terjebak isu bohong segera meminta maaf ke publik atas pernyataan Ratna dianiaya orang tak dikenal.

Terutama isu pembohongan Ratna yang hingga menyeret nama baik Presiden Jokowi.

Untuk diketahui, kabar palsu yang dikemas Ratna menimbulkan sejumlah polemik pada petinggi-petinggi partai.

Prabowo, Amin Rais serta sejumlah politisi turut terjebak hingga menuduh Jokowi memelihara preman untuk meninju Ratna.

Padahal, belakangan ini Ratna telah mengakui berbohong.

“Betapa kejinya rekayasa informasi yang dibuat oleh seorang Ratna didukung oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan  berkampanye, mendiskreditkan pihak lain, termasuk mem-black campaign presiden Jokowi, seolah-olah Jokowi lah yang memerintahkan orang untuk menganiaya Ratna Sarumpaet,” tulis Hugo melalui WhatsApp, Rabu malam (3/10/2018).

Kebohongan Ratna, jelas Hugo, telah menyibukan pihak kepolisian dan menguras perhatian publik yang seharusnnya lebih memperhatikan kasus bencana di Sulawesi Tengah.

Informasi bohong ini, kata dia, mestinya tidak dilakukan disaat negeri morat marit dilanda bencana maha dahsyat.

“Di tengah bencana Sulteng yang seharusnya membutuhkan perhatian pemimpin ketimbang kebohongan seorang pemain teater Ratna. Ini mestinya tidak dilakukan,”jelas dia.

Untuk itu, Hugo menegaskan agar pihak-pihak yang memberikan stigma negatif kepada Jokowi untuk berani meminta maaf ke publik.

Sebab, isu bohong itu sudah meresahkan masyarakat Indonesia.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleGempa HOAKS ala Ratna
Next Article Dalam 2 Hari, Sumba Timur Diguncang Gempa 40 Kali

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

KemenHAM Dorong Youth Ranger Indonesia Jadi Agen Penyebar Nilai HAM

16 Juni 2026

Demokrat Bantah Keterlibatan AHY dalam Kasus BGN, Minta Media Sajikan Informasi Terverifikasi

10 Juni 2026
Terkini

100 Siswa di Golo Mori Ikut Program Generasi Sehat Peringati Hari Anak Nasional

23 Juli 2026

40 Peserta Kwarcab Pramuka Manggarai Barat Ikut Jambore Daerah NTT X dan Jambore Nasional XII 2026

23 Juli 2026

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.