Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Bantuan Sosial di Gurung Liwut Diduga Sarat Nepotisme
VOX DESA

Bantuan Sosial di Gurung Liwut Diduga Sarat Nepotisme

By Redaksi10 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Sejumlah jenis bantuan sosial (bansos) dari pemerintah di Desa Gurung Liwut, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) diduga sarat nepotisme.

Pasalnya, sejak lama penerima bansos di desa itu hanya keluarga Kepala Desa Gurung Liwut.

Selain nepotisme, penerima bantuan di desa itu diduga tidak tepat sasaran. Banyak keluarga yang kategori miskin, tetapi tidak dapat bantuan.

Sementara warga yang ekonominya bagus, malah dapat bansos dari pemerintah pusat.

Bahkan ada pengusaha yang dapat bantuan program keluarga harapan (PKH) dan bantuan beras miskin (Raskin) yang sekarang jadi beras sejahtera (Rastra).

“Semua jenis bantuan di sini pak, itu yang dapat sekitar keluarga Kades dan aparat saja. Sejak pemerintahan sebelumnya, penerimanya itu-itu saja. Di sini, bantuan tidak tepat sasaran. Masa ada pengusaha dapat. Sementara ada yang ekonominya sangat lemah, malah tidak dapat,” ujar warga Gurung Liwut yang berinisial SV kepada VoxNtt.com, Minggu (07/09/2018).

Dia pun meminta Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas Sosial (Dinsos) dan Bagian Ekonomi untuk mengecek kondisi riil penerima bansos di desa Gurung Liwut.

Hal itu, kata dia, penting dilakukan agar pemerintah mengetahui siapa keluarga di desa yang betul-betul harus dibantu. Bukan malah bantuan diberikan kepada keluarga yang ekonominya kategori bagus.

Sementara itu, higga berita ini dirilis, VoxNtt.com tengah berupaya mengonfirmasi Kades Gurung Liwut terkait informasi dari warga tersebut.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticleMembaca Hoaks Ratna Lewat Hegel, Tanggapan Editorial VoxNtt.com
Next Article Para CPNS Penuhi Kantor Pos Mbay

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.