Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Warga Pertanyakan Proyek PLTMH Senilai 600 Juta dari Dana Desa Paan Waru
VOX DESA

Warga Pertanyakan Proyek PLTMH Senilai 600 Juta dari Dana Desa Paan Waru

By Redaksi24 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Frans Keros, Ketua Tim Pengelola Kegiatan dana desa Paan Waru, Frans Keros (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Ketua Tim Pengelola Kegiatan dana desa Paan Waru Kecamatan Elar Selatan Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Frans Keros mempertanyakan proyek PLTMH senilai Rp 613 juta pada tahun 2016 lalu.

Proyek tersebut dialokasi melalui dana desa.  Namun, hingga kini, fisiknya tidak selesai.

Menurut Frans, hingga kini penggunaan dana desa belum ada pertanggungjawaban ke Kades Paan Waru yang baru, Gawang Mikael oleh sekretaris desa yang menjabat Plt Kades.

“Kami pernah dipanggil Inspektorat Matim guna memberikan penjelasan. Tetapi sampai sekarang tidak ada tindaklanjutnya,” ujar Frans kepada VoxNtt di Borong, Rabu (24/10/2018) siang.

Dia menerangkan, awalnya masyarakat mengusulkan pengadaan PLTS. Namun dalam perjalanan diganti menjadi PLTMH tanpa ada persetujuan dari warga.

“Lalu ada dana desa sebesar Rp 613 juta yang dialokasikan tahun 2016 guna mengerjakan proyek tersebut. Namun sampai sekarang mesin PLTMH tidak ada di sumber mata air Wae Waras. Yang ada hanya rumah mesin dan pipa. Mesinnya tidak ada. Maka itu kami pertanyaan proyek tersebut,” terang Frans.

Ia menambahkan, pada tahun 2016 ada peralihan Kades terpilih ke sekretaris. Hal itu karena Kades masuk penjara seputar  masalah korupsi raskin.

“Proyek ini saat sekretaris desa Paan Waru menjadi Plt Kades. Setelah ada kades definitif tidak ada fisik proyek tersebut. Saya ketika menjadi Ketua Tim Pengelola Dana Desa sudah lapor ke Inspektorat Matim tapi belum ada kejelasan,” terang Frans.

Kata Frans, sampai saat ini masyarakat Desa Paan Waru terus bertanya soal pengadaan mesin PLTMH yang sudah dianggarkan  melalui dana desa tersebut.

“Inspektorat Matim sudah tahu tapi kami belum mendapat penjelasan terkait proses pemeriksaan. Perlu saya sampaikan proyek PLMTH ini tahun 2016 sempat ada usulan tambahan dana Rp 59 juta tapi saya sempat protes sehingga tidak jadi dialokasikan dana desa pada tahun 2017,” ujarnya.

“Saya juga sempat heran ketika di Inspektorat Matim ada laporan proyeknya sudah 60 persen. Fisik di lapangan mesin tidak ada masa sampai 60 persen laporan dari mana,” tambah Frans.

Dikatakan, warga Desa Paan Waru sangat berharap adanya penyelesaian, sehingga tidak ada warga terganggu dan terus bertanya dengan proyek PLTMH.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticleBruno Kupok Hormati Keputusan Gubernur, Fraksi Demokrat Prihatin
Next Article Tak Sulit Kembalikan Kejayaan Golkar di Kabupaten TTS

Related Posts

Cakades Termuda di Pilkades Wewa, Yohanes Dedipati Usung Desa MAJU

8 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Kejaksaan Manggarai Akui Dampingi Proyek Hotmix Rp14,4 Miliar di Matim, Dugaan Material Ilegal Akan Diteruskan

29 Juli 2026
Terkini

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026

Jika Kopi Manggarai Bisa Bicara di Meja Hotel Labuan Bajo

10 Agustus 2026

Pendirian Universitas Republik Indonesia- Kemasan Simbol Kekuasaan

10 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.