Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Inspektorat Matim: Persoalan PLTMH di Paan Waru Bisa ke Ranah Hukum
VOX DESA

Inspektorat Matim: Persoalan PLTMH di Paan Waru Bisa ke Ranah Hukum

By Redaksi25 Oktober 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi PLTMH
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Inspektorat Manggarai Timur (Matim) sudah melakukan pemeriksaan atas laporan proyek PLTMH di Desa Paan Waru, Kecamatan Elar Selatan yang diduga tidak tuntas pengerjaannya.

Proyek PLTMH yang dialokasi dari Dana Desa tahun 2016 tampak tak ada fisiknya.Yang ada hanya rumah turbin dan pipa. Sementara mesinya tidak ada di lokasi proyek.

Kepala Inspektorat Matim, Mikael Kenjuru saat dihubungi VoxNtt.com melalui sambungan telepon, Kamis (25/10/2018), mengaku pihaknya sudah memanggil Gawang Mikael, Plt. Kades Paan Waru tahun 2016 agar memberikan dokumen proyek PLMTH. Namun hingga kini dokumen tersebut belum juga diberikan.

“Kami sudah minta Plt. Kades Paan Waru agar bertanggung jawab. Persoalan ini bisa dibawa ke ranah hukum kalau dananya tidak dipertanggungjawabkan dan fisiknya tidak ada atau tidak 100 persen,” jelas Mikael.

Mikael berjanji akan memanggil kembali Gawang Mikael seputar proyek PLTMH tersebut.

Baca di sini sebelumnya: Warga Pertanyakan Proyek PLTMH Senilai 600 Juta dari Dana Desa Paan Waru

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticleSetelah Diberitakan, Rabat Beton di Desa Komba Diperbaiki
Next Article Uang 60 Juta Milik Dinas PMD Matim Hilang

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.