Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Kekerasan Masih Berlaku di Sekolah, Kadis Guido Wajibkan Tenaga GTT Beli Buku Ini
Pendidikan NTT

Kekerasan Masih Berlaku di Sekolah, Kadis Guido Wajibkan Tenaga GTT Beli Buku Ini

By Redaksi1 November 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi kekerasan terhadap anak
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Petrus Guido No, mewajibkan tenaga Guru Tidak Tetap (GTT) membeli buku berjudul Penguatan Pendidikan Berkarakter. Buku itu dipasarkan Perusahan Erlangga di Kantor Dinas P&K Ende.

Guido menjelaskan, kewajiban membeli buku itu mengingat kekerasan terhadap peserta didik masih cukup tinggi di Kabupaten Ende. Kekerasan itu, sebut dia, masih berlaku di sekolah-sekolah terutama di pedesaan.

Ia menjelaskan, mayoritas para guru di desa melakukan pressure mental anak. Tindakan semacam ini menurut dia, sangat mempengaruhi psikolog serta daya minat anak untuk belajar.

“Kekerasan bukan saja memukul anak. Tapi press mental anak itu juga bagian dari kekerasan,”kata dia kepada wartawan di Ende, Kamis (1/11/2018) siang.

Untuk itu, terhadap tenaga GTT, Guido mewajibkan untuk membeli buku pendidikan berkarakter.

Adapun harga yang tertera dalam surat kesepakatan tenaga GTT. Buku pendidikan berkarakter tingkat SD seharga Rp 78.000 dan tingkat SMP sebesar Rp 84.000.

Guido menjelaskan, total buku yang disiapkan oleh PT. Erlangga sama jumlahnya tenaga GTT di Kabupaten Ende yakni sebanyak 1.507 orang.

“Mereka (GTT) dibiayai oleh negara jadi diwajibkan untuk membeli buku itu. Ya, tentu untuk menguatkan Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tentang penguatan pendidikan karakter,”jelas Guido.

Ia menjelaskan, penjualan buku oleh PT Erlangga akan dilaksanakan selama satu minggu. Penjualan itu dilakukan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Jalan Soekarno.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleDiduga Terima Aliran Dana Desa, Istri dan Anak Kades Ikut Diperiksa Polisi
Next Article Peserta CPNS di Manggarai Mengamuk dan Patahkan Kursi

Related Posts

SDN Cipedak 01 dan SMP IL Kapten Fatubaa Wakili Indonesia di Ajang AIA Healthiest Schools Asia Pasifik 2026

2 Juni 2026

“Dari Benih ke Pohon”, SMK Negeri 3 Komodo Terus Tumbuh di Usia yang ke-6 Tahun

21 Mei 2026

Bedah Buku “Gigih” Warnai Puncak Expo Pendidikan Manggarai Timur

11 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.