Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ruas Jalan Wae Uwu-Mocok Rusak Parah
Regional NTT

Ruas Jalan Wae Uwu-Mocok Rusak Parah

By Redaksi15 Desember 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu titik di ruas jalan Wae Uwu-Mocok yang kondisinya sudah rusak (Foto: V. Jerahu)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Ruas jalan lapen Wae Uwu-Mocok di Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai hingga kini rusak parah.

Ruas tersebut menghubungkan dua desa yakni Lungar dan Mocok. Kondisinya hingga kini memprihatinkan.

Baca Juga: Yeni Veronika Dorong Jalan Ruteng-Iteng Jadi Ruas Strategis Nasional

Terpantau VoxNtt.com, Jumat (14/12/2018), di sejumlah titik pada badan jalan ada banyak lubang yang masih menganga.

Aspal jalan yang dibangun sekitar tahun 2012 lalu itu sudah terkupas keluar badan jalan.

Kondisi ini menyulitkan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat saat melintasi wilayah Kecamatan Satarmese bagian timur tersebut.

Baca Juga: Tanpa Alat Berat, Warga Bersihkan Longsor di Jalan Ruteng-Iteng

Masyarakat setempat pun mengeluh kesulitan untuk mengangkut hasil bumi maupun mengangkut beras menuju rumah mereka karena kondisi jalan rusak parah.

“Saya mewakili warga Satarmese dari dua desa yaitu Desa Lungar dan Desa Mocok meminta kepada pemerintah daerah untuk segera memperbaiki ruas jalan Wae Uwu-Mocok itu karena kondisinya sangat rusak parah,” ujar Hendrik, seorang warga Desa Lungar.

Baca Juga: Hamparan Sawah Mengagumkan, Pesona Alam Satarmese

Menurut dia, ruas jalan Wae Uwu-Mocok merupakan salah satu akses utama masyarakat di dua desa itu.

Warga selalu melewati jalan Wae Uwu-Mocok saat mengangkut hasil komoditi ke rumah mereka masing-masing.

Hendrik khawatir, jika jalan tersebut tidak segera diperbaiki, maka berpotensi putus total.

KR: V. Jerahu
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticlePengurus DPC Partai Demokrat TTU Resmi Dilantik
Next Article Dermaga Borong Jebol, Ekonomi Masyarakat Lumpuh

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.