Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pemkab Nagekeo Dapat Bantuan Bus Sekolah dari Kemenhub
Regional NTT

Pemkab Nagekeo Dapat Bantuan Bus Sekolah dari Kemenhub

By Redaksi18 Desember 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Nagekeo Elias Djo, Pjs Sekda Nagekeo Bernad Fasiena, Kadis Perhubungan Kabupaten Nagekeo dan Kasat Pol-PP Nagekeo Elias Tae pose bersama di depan bus sekolah (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Kabar gembira bagi anak-anak sekolah di Kota Mbay. Kini, sudah ada bus khusus yang siap mengantar jemput anak-anak sekolah di ibu kota Kabupaten Nagekeo, NTT tersebut.

Satu unit bus tersebut merupakan bantuan dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub) untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo. Bus ini tiba di Kantor Bupati Nagekeo pada Senin, 17 Desember 2018.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nagekeo, Alex Jata mengatakan, bus sekolah tersebut dari Kemenhub yang disebarkan di seluruh Indonesia.

“Total bus sekolah ada 180 unit. Namun yang mendapatkan mobil tersebut hanya 117 kabupaten. Dan untuk NTT hanya 7 unit. Sementara khususnya di Flores hanya dua unit yakni kita sendiri di Nagekeo satu unit dan satu unit lagi untuk Kabupaten Ende,” ujar Alex kepada VoxNtt.com usai apel, Senin pagi.

Bantuan bus tersebut, kata dia, digunakan untuk memudahkan akses transportasi anak-anak sekolah. Apalagi pada dasarnya siswa tingkat sekolah belum cukup umur untuk mendapatkan SIM.

Menurut Alex, dengan adanya bus sekolah bisa membantu dan meringankan biaya angkut bagi orangtua siswa.

Kegunaan lain yakni untuk mengurangi risiko-risiko laka lantas pada anak sekolah yang selama ini sering terjadi di Kota Mbay.

“Tarif baru kita buat dalam bentuk Perda. Contohnya Aeramo-Danga Rp 5.000, nanti bus sekolah tarif dua ribu nanti dan uang itu untuk biaya operasional,” ujarnya.

Dikatakan, rencananya pada tahun depan pihak Alex akan mengajukan kembali bantuan bus yang lebih banyak.

“Kita ajukan lagi mudah-mudahan pemerintahan pusat berkenan dan lebih adil jika jumlahnya lebih banyak,” ujarnya.

Dengan jumlah yang lebih banyak, kata Alex, maka bus nantinya bisa beroperasi hingga ke tingkat kecamatan.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticlePembangunan Pasar Rakyat Lakafehan Terbengkelai, PPK Enggan Bicara
Next Article PT Wijaya Graha Prima Dapat Teguran dari Pemprov NTT

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.