Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»KM Sangke Palangga Tabrak Karang, Kapten Diduga Tertidur
NTT NEWS

KM Sangke Palangga Tabrak Karang, Kapten Diduga Tertidur

By Redaksi11 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
KM Sangke Palangga tersangkut di karang wilayah Taka Pandu perairan Marapokot (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Kapal Motor (KM) Sangke Palangga tersangkut di karang wilayah Taka Pandu, perairan Marapokot Kabupaten Nagekeo, Jumat (11/1/2019).

Kapal fery Sangke Palangga tersebut berangkat dari Pelabuhan Tanjung Bira, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan menuju Pelabuhan Marapokot, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Kapal yang mengangkut sekitar 83 orang penumpang itu hingga kini masih terdampar di Taka Pandu.

Sementara penumpang sudah dievakuasi oleh Polisi, Syahbandar, TNI AL, dan Tagana. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

KM Sangke Palangga menabrak karang
diduga kuat karena kapten dan anak buah kapal tersebut ketiduran dalam perjalanan menuju Pelabuhan Marapokot.

“Masa kapal tabrak karang mereka tidak tahu. Mereka tahu saat ada bunyi alarm yang ada di atas kapal. Saat bunyi itu mereka baru bangun dari tidur,” ujar Bertolomeus Jale, salah satu penumpang kapal fery Sangke Palangga saat ditemui VoxNtt.com di Pelabuhan Marapokot, Jumat siang.

Bertolomeus mengungkapkan, saat kejadian itu para anak buah kapal dan kapten tidak mengetahuinya.

Kapal kandas dan menabrak karang baru diketahui ketika ada bunyi alarm sebagai tanda bahaya.

Ketika alarm berbunyi, cerita dia, kapten baru kaget dan memastikan bahwa kapal sedang menabrak karang.

“Setelah tahu kejadian baru kapten kasih bangun anak buah kapal yang saat itu tertidur,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Paulinus Nango, penumpang KM Sangke Palangga lainnya.

Paulinus mengaku, kapten tidak mengetahui bahwa kapal sedang menabrak karang. Kapten baru tahu saat ada bunyi alarm tanda bahaya.

Terpisah, Kapolsek Aesesa AKP Ahmad mengatakan, pihaknya melakukan penyidikan atas insiden KM Sangke Palangga yang menabrak karang.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

KM Sangke Palangga Nagekeo
Previous ArticleWagub NTT Minta Peran Lapas dan Rutan Diperkuat
Next Article Butuh Sentuhan Kasih, Satgas Pamtas RI-RDTL Bergotong Royong Bangun Kapela Katolik di TTU

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.