Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Esok, GMPS Gelar Deklarasi Perangi Sampah di Ruteng
Regional NTT

Esok, GMPS Gelar Deklarasi Perangi Sampah di Ruteng

By Redaksi24 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Koordinator aksi GMPS, Tiransius Kamlius Otwin Wisang (Foto: Dok. Otwin Wisang)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Ada empat kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masuk dalam daftar kota terkotor di Indonesia berdasarkan program Adipura periode 2017-2018 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Adipura adalah penghargaan Pemerintah Indonesia, terutama KLHK yang diberikan kepada kabupaten atau kota yang dinilai berhasil mengelola kebersihan lingkungan perkotaan secara berkelanjutan.

Dilansir Antara, keempat kota tersebut antara lain, Kota Kupang ibu kota Provinsi NTT, Ruteng (Manggarai), Waikabubak (Sumba Barat), dan Bajawa (Ngada).

Keempat kota ini mendapatkan nilai paling rendah dalam penilaian program Adipura periode 2017-2018.

Merespon predikat tersebut, Gerakan Masyarakat Peduli Sampah (GMPS) Ruteng mulai menunjukkan langkah sigap.

Forum ini berdiri pasca KLHK merilis kota terkotor seluruh Indonesia, dimana salah satu di dalamnya adalah Kota Ruteng. GMPS akan menggelar deklarasi secara besar-besaran di Lapangan Motang Rua Ruteng, Jumat esok (25/1/2019).

Setelah deklarasi, GMPS akan menggerakan segenap komponen untuk melakukan pembersihan di sejumlah titik di Kota Ruteng.

Peserta yang dipastikan hadir antara lain, Pemerintah, DPRD, TNI/Polri, Mahasiswa/Pelajar, Organisasi masyarakat, Organisasi rohani, LSM, pengusaha swasta dan pedagang, dan lain-lain.

Koordinator aksi, Tiransius Kamilius Otwin Wisang mengatakan, Kota Ruteng sebagai rumah bersama perlu dijaga kebersihannya.

“Itu terutama demi kenyamanan dan kebanggaan kita semua,” kata Otwin saat dihubungi VoxNtt.com, Kamis (24/1/2019) sore.

Menurut Otwin, wajah Kota Ruteng adalah wajah semua komponen warga. Karena itu, untuk memerangi sampah butuh keterlibatan semua pihak.

“Jika setiap warga bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkannya, maka tentu lebih mudah dalam penanganan persoalan sampah,” katanya.

Otwin mengharapkan gerakan bersama ini dapat saling menguatkan dan mengingatkan untuk bersama-sama mencari solusi di balik masalah sampah di Kota Ruteng.

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleVideo: Pelajar di Perbatasan RI-RDTL Bertaruh Nyawa Demi Sekolah
Next Article Disambut Gubernur Viktor, Fahri Hamzah: Sudah Agak Kurus Yah

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.