Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Warga Aeramo Tewas Tenggelam Dalam Sumur
NTT NEWS

Warga Aeramo Tewas Tenggelam Dalam Sumur

By Redaksi15 Februari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Darius Mahur, korban tenggelam dalam sumur di Nggolombay saat dievakuasi oleh Polisi dan masyarakat setempat, Kamis 14 Februari 2019 sekitar pukul 15.00 Wita (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Naas menimpa Darius Mahur (31). Warga Oki Rateata, Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo itu ditemukan tewas tenggelam dalam sumur milik warga di Desa Nggolombay.

Darius ditemukan tewas di dalam sumur milik Leonardus Laha (41), warga Desa Nggolombay, Kecamatan Aesesa, Kamis (14/2/2019), sekitar pukul 10.30 Wita.

Kapolsek Aesesa, AKP Ahmad Kepada VoxNtt.com, Kamis malam, mengatakan penemuan mayat itu sekitar pukul 10.30 Wita. Kepolisian setempat menduga Darius tewas akibat kecelakaan kerja.

Ahmad mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi Yohanes Brekhmans dan Yeremias Dhetan, sekitar pukul 10.00 Wita korban melanjutkan penggalian sumur.

Korban masuk ke dalam sumur dengan menggunakan tangga yang dirancang pada tanah untuk menguras air.

Dalam perjalanan yang berjarak kurang lebih 3 meter, korban terpeleset jatuh ke bawah dasar sumur.

Saat itu Yohanes Brekhmans dan Yeremias Dhetan berada di atas permukaan sumur untuk mengambil air kurasan dari korban.

Selanjutnya, Yohanes Brekhmans berteriak memanggil nama korban “Darius”.

Ketika Yeremias Dhetan, saksi lain mendengar teriakan tersebut, ia lalu masuk ke dalam sumur dan berusaha menolong korban.

Ketika berjarak kurang lebih 2 meter, Yeremias Dhetan tidak bisa bernapas, sehingga kembali ke atas permukaan sumur.

Karena tidak bisa menolong korban, lanjut Kapolsek Ahmad, kedua saksi itu langsung melaporkannya kepada tuan rumah Leonardus Laha. Berharap agar bisa membantu mengevakuasi korban.

Selanjutnya, pihak keluarga korban langsung melaporkan kejadian naas itu ke Polsek Urban Aesesa.

Berkat kerja sama antara masyarakat dan Polisi, jasad korban akhirnya bisa dievakuasi pukul 15.00 Wita.

Selanjutnya, kata Ahmad, korban dibawa ke RSD Aeramo untuk divisum.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo Polsek Aesesa
Previous ArticleKajari TTS Dituding “Melawan” Instruksi Kajagung
Next Article Mbero, Narasi Yang Tak Kunjung Putus (2)

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.