Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Calon DPRD NTT dari TTS Ini Siap Dukung Koperasi dan Arisan Ojek
Pilkada

Calon DPRD NTT dari TTS Ini Siap Dukung Koperasi dan Arisan Ojek

By Redaksi4 Maret 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Hendrik Tanoni, calon DPRD Provinsi NTT nomor urut satu dari Partai Hanura tampak dikelilingi tukang ojek di Pasar Inpres SoE. Mereka sedang berdialog, Jumat (01/03/2019) (Foto: L. Ulan/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE,Vox NTT-Hendrik Tanoni, calon DPRD Provinsi NTT dari daerah pemilihan Timor Tengah Selatan (TTS) terus memberikan perhatian khusus kepada pelaku ekonomi di Pasar Inpres SoE.

Dua minggu sebelumnya Hendrik Tanoni yang adalah caleg Partai Hanura nomor urut satu ini, melakukan dialog bersama penjual sayur Pasar Inpres SoE.

Baca Juga: Calon DPRD NTT Jaring Keluhan Ojek dan Penjual Sayur

Jumat (01/03/2019) lalu, dia kembali menyambangi tukang ojek di pasar tersebut.

Dalam dialog, para tukang ojek mengeluhkan rendahnya pendapatan keluarga. Mereka hanya mengandalkan pendapatan dari usaha ojek.

“Sebagian besar tukang ojek di Pasar Inpres SoE sepeda motornya kredit. Dengan pendapatan paling rendah Rp 50 ribu sampai 60 ribu per hari. Ini kalau dihitung dengan potongan dari dealer lagi maka hanya berkisar Rp 20 ribu sampai 25 ribu per hari,” katanya.

Kondisi demikian, lanjut Tanoni, menyebabkan pendapatan keluarga yang rendah. Apalagi ditambah dengan beban biaya hidup keluarga.

“Secara pribadi saya akan backup untuk pembentukan koperasi serta arisan tukang ojek. Ini untuk mengurangi beban biaya hidup,” katanya.

Pantauan VoxNtt.com, para tukang ojek tampak antusias menyampaikan berbagai keluhan mereka kepada Hendrik Tanoni, Jumat siang.

Penulis: L. Ulan
Editor: Ardy Abba

 

Hendrik Tanoni TTS
Previous ArticleBupati Don: Bersama Kita Sukseskan Akreditasi RSD Aeramo
Next Article Laka Lantas di Marombok Mabar, Dua Orang Meninggal

Related Posts

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

PMKRI Ruteng Datangi Bawaslu Manggarai, Soroti Politik Uang hingga Hak Pilih Disabilitas

13 Februari 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.