Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jalan Trans Flores Sudah Bisa Dilalui Kendaraan
Regional NTT

Jalan Trans Flores Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

By Redaksi13 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kendaraan roda empat saat melewati Jembatan Wae Kantor yang baru saja dibersihkan (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Jalan Trans Flores yang menghubungkan Manggarai Barat-Manggarai dan kabupaten lainnya di Pulau Flores sudah bisa dilalui kendaraan, Rabu (13/3/2019).

Sebelumnya, longsor yang terjadi di Manggarai Barat pada Kamis 7 Maret 2019 lalu, membuat sejumlah titik jalan Trans Flores tidak dapat dilewati, baik kendaraan roda dua maupun empat.

Pantauan VoxNtt.com saat itu, akibat lumpuhnya jalan Trans Flores ratusan penumpang dari Ruteng menuju Labuan Bajo dan sebaliknya rela berjalan kaki kurang lebih 15 km.

Kini, ruas jalan Trans Flores sudah bisa dilalui kendaraan.

Muktar Napitupulu, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) X Kupang kepada VoxNtt.com mengatakan, jalan yang di titik longsor sudah diuji coba untuk dilewati kendaraan.

“Hari ini jalur yang sempat lumpuh total ini sudah dibuka lagi,” jelas Muktar Napitupulu.

Menurut Muktar pembersihan material pada jalur Trans Flores di Mabar terhitung lebih cepat dari target awal.

Sebab sebelumnya, pekerjaan pembersihan material longsor di jalur tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar satu minggu.

“Target kita semula dibuka Kamis besok. Tapi puji Tuhan, hari ini sudah bisa kita buka,” ujarnya.

Muktar menjelaskan, dari titik Malawatar, Kecamatan Lembor hingga Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, ada 38 titik yang harus dibersihkan material longsor.

Ia menambahkan, pembersihan terakhir di Wae Kantor baru saja selesai dan sudah bisa dilewati kendaraan roda dua dan roda empat.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT Manggarai Barat
Previous ArticleKepala DPMD Matim Siap Turun Desa di Poco Ranaka Timur
Next Article Polres TTU Canangkan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Related Posts

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Sensus Ekonomi 2026: Mengapa Kita di NTT Tidak Boleh Asal Memberi Jawaban?

13 Juni 2026

Muskab PBVSI Sikka Tetapkan Rofinus Luer sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

13 Juni 2026

Hati Tak Bernoda: Istana Kasih dan Bait Allah Penemuan Diri

13 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.