Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Rumput Liar Sempitkan Badan Jalan Provinsi NTT, Warga Mengeluh
Regional NTT

Rumput Liar Sempitkan Badan Jalan Provinsi NTT, Warga Mengeluh

By Redaksi20 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Akibat rumput liar tersebut, badan jalan milik provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu semakin sempit hingga jarak pandang pengendara terganggu. Warga pengguna jalan pun mengeluh dengan kondisi ini.

Ruteng, VoxNtt.com- Rumput liar di samping jalan  Bea Laing-Mukun-Mbajang di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) tampak tidak dibersihkan.

Itu terutama di hutan negara Bangga Rangga arah timur sebelum memasuki Kampung Ceang, Desa Ceang, Kecamatan Kota Komba-Matim.

Akibat rumput liar tersebut, badan jalan milik provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu semakin sempit hingga jarak pandang pengendara terganggu. Warga pengguna jalan pun mengeluh dengan kondisi ini.

“Ini sudah lama pak, rumput-rumput liar ini tampak tidak dibersihkan. Ini sangat menganggu,” ujar Benediktus Tiwu, salah seorang pengendara sepeda motor saat berbincang-bincang dengan VoxNtt.com di pertigaan Waling ruas tersebut, Selasa, (20/12/2016).

Benediktus mengatakan, keadaan jalan yang terkesan semak tersebut sangat membahayakan dalam perjalanan. Ketika berpapasan dengan mobil di tikungan, tidak jarang rumput liar tersebut mengenai pengendara yang melintas.

“Beberapa tempat keadaannya sangat parah, sangat berbahaya bagi pengendara,” katanya.

Pantauan VoxNtt.com saat melintasi ruas ini, di beberapa titik kayu sensus, begitu warga lokal menyebutnya tampak tumbuh subur di pinggir jalan hingga daunnya ke badan jalan. Padahal, di titik ini jalan sudah dihotmix.

Selanjutnya, rambu-rambu lalulintas yang sudah dipajang di pinggir jalan menuju Elar Selatan itu tak terlihat, tertutup daun sensus. Akibatnya rambu-rambu jalan ini terkesan mubazir, tak terlihat pengendara. (Ardy Abba/VoN).

Foto Feature: Rumput liar di samping jalan  Bea Laing-Mukun-Mbajang di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) tampak tidak dibersihkan.

Manggarai
Previous ArticleSelama 2012-2015, P4TKI Flores-Lembata Kirim 503 TKI
Next Article Di Hari Ulang Tahun NTT, Gubernur Frans Hadiahkan 11 Hari Libur untuk PNS

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.