Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Gempa NTT Kampanye Tolak Hoaks dan Golput di Ende
Pilkada

Gempa NTT Kampanye Tolak Hoaks dan Golput di Ende

By Redaksi6 April 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gempa NTT sedang membagikan selebaran seruan moral yang berisi menolak hoaks dan menolak golput pada pemilu nanti di Kompleks Pasar Mbongawani Ende pada Jumat 5 April 2019 (Foto: Dok. Gempa NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Generasi Mengawal Pancasila (Gempa) NTT mengkampanyekan gerakan menolak hoaks atau berita bohong dan golput di Ende.

Mereka menyebarkan selebaran yang berisi seruan moral jelang pemilu 17 April nanti di kompleks pasar Mbongawani, Masjid hingga di Taman Bung Karno Ende.

Presiden Gempa NTT, Jecko Jewata menerangkan bahwa aksi kecil tersebut merespon gejolak politik nasional dengan berbagai model informasi bohong pada media sosial.

Gempa NTT dalam hal ini, menilai, gelojak hoaks yang marak terjadi bermuara mempropaganda dengan tujuan tertentu untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Menolak hoaks berarti kita menjaga kestabilan dan ketentraman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita melakukan ini sebagai bentuk tanggung jawab moril terhadap bangsa,” ungkap Jewata kepada VoxNtt.com di Ende, Jumat (05/04/2019).

Ia mengatakan, hoaks yang belakangan terjadi pada media sosial sulit dibendung secara akal sehat. Sebab hoaks didesain untuk kepentingan kelompok atau individu tertentu.

Untuk itu, dia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah mempercayai. Masyarakat diharapkan untuk memastikan kebenaranya dengan melakukan check and recheck.

Selain hoaks, Sekretaris Gempa NTT, Eva Delo mengajak masyarakat untuk turut serta berpartisipasi dalam pesta demokrasi.

Eva mengatakan, pemilu merupakan mahkamah rakyat untuk kepentingan menentukan pemimpin bangsa. Para pemimpin yang terpilih akan menjadi biang dalam proses pembangunan lima tahun mendatang.

Dia berharap agar masyarakat harus turut serta menentukan pemimpin pada pemilu nanti.

“Jadi, jangan sampai golput. Karena kalau golput nanti masyakarat sendiri yang rugi,” pungkas Eva.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Gempa NTT
Previous ArticleMaskapai Garuda Resmi Tidak Beroperasi di Ende
Next Article Dapat Bantuan Rumah, Warga Letmafo: Terimakasih Pak Kristo Haki

Related Posts

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

PMKRI Ruteng Datangi Bawaslu Manggarai, Soroti Politik Uang hingga Hak Pilih Disabilitas

13 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.