Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Akibat Hujan, Bahu Jalan Ruteng-Reo Terkikis Longsor
Regional NTT

Akibat Hujan, Bahu Jalan Ruteng-Reo Terkikis Longsor

By Redaksi4 Januari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNtt.com- Hujan lebat yang mengguyur kabupaten Manggarai beberapa pekan terakhir menyebabkan jalan Ruteng-Reo terancam putus.

Sepanjang belasan meter di kilometer 34, Kampung Golo Nggorong, Kelurahan Pagal, Kecamatan Cibal tampak terkikis bekas air hujan mengalir.

Disaksikan wartawan belum lama ini, bahu kiri jalan dari arah ruteng sudah runtuh. Material sisa pembuatan tembok penahan badan jalan masih berserakan.

Di beberapa titik pada ruas Ruteng-Reo ini, pihak Pelaksana Preservasi dan Peningkatan (PPK) jalan raya sudah memasang rambu agar pengandara berhati-hati saat melintas. Itu terutama di titik-titik yang sudah tergerus air hujan.

Melihat kondisi ini anggota DPRD Manggarai Yoakim Jehati pun angkat bicara meminta pemerintah segera memperbaiki jalur berstatus jalan nasional itu.

Menurutnya, jalur Ruteng-Reo merupakan jalur vital. Setiap hari pasti dilalui kendaraan pengangkut kebutuhan pokok dan Bahan Bakar Minya (BBM) untuk tiga kabupaten yakni Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.

“Jika ruas jalan Ruteng-Reo putus maka semua kebutuhan penting masyarakat bisa terganggu. Kita harapkan segera perbaiki,apalagi ini menjadi tanggungjawab dana APBN,” harap anggota DPRD asal Kecamatan Cibal itu.

Sementara itu, PPK jalan Ruteng-Reo Paul Hugo kepada wartawan membenarkan di Kampung Golo Nggorong sudah terkikis longsor.

Dia menjelaskan kondisi yang paling parah terjadi di kilometer 34. Aliran air mengalir di badan jalan tidak melalui gorong-gorong.

Paul mengaku, pihaknya hanya bisa memberi himbauan bagi pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat mengendarai sebab jurang sisi kiri sangat berbahaya.

“Kita hanya pasang rambu,agar pengguna jalan bisa berhati-hati,” katanya.

Sebab, cuaca saat ini curah hujan semakin tinggi. Ini tentu bisa menjadi ancaman bencana.

Soal kerusakan ini, kata dia, rencananya tahun ini baru akan dialokasikan anggaran untuk perbaikan.

Tahun ini kemungkinan anggarannya sebesar Rp 26 miliar untuk jalur Ruteng-Reo. Total tersebut akan dialokasikan untuk biaya rutin, rehab minor dan rekonstruksi. (Ardy Abba/VoN).

Foto Feature: Illustrasi (Ist)

Manggarai
Previous ArticleSetya Novanto Kembali Dipanggil KPK
Next Article Pembongkaran Bangunan di Atas Tanah Yohanis Konai Dinilai Langgar Prosedur

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.