Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pemkab Ngada Bentuk Tim Identifikasi dan Verifikasi Bansos 2018
Regional NTT

Pemkab Ngada Bentuk Tim Identifikasi dan Verifikasi Bansos 2018

By Redaksi11 Juni 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Bansos
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngada membentuk tim identifikasi dan verifikasi penyaluran bantuan sosial (bansos) pada tahun 2018 lalu.

Pembentukan tim tersebut dikabarkan sebagai upaya untuk menyikapi hasil penelusuran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait penyaluran dana bansos di Ngada, yang diduga tidak sesuai ketentuan dan tidak tepat sasaran.

Hal ini disampaikan Penjabat Sekda Hironimus Reba Watu saat memimpin rapat persiapan di Aula Setda Ngada, Selasa (11/06/2019).

Selain temuan BPK, pembentukan tim identifikasi dan verifikasi tersebut juga karena ada pengaduan masyarakat ke KPK terkait penyaluran bansos yang tidak tepat sasaran.

Secara teknis, kata Hironimus, BP-Litbang dan Keuangan akan membahas dan menyiapkan format kuisioner yang akan dibawa oleh tim ke lapangan.

Ada 7 tim yang disiapkan untuk mengunjungi penerima bansos satu per satu. Mereka bakal informasi dan melihat langsung penerima bansos.

Dia menjelaskan, jenis informasi yang akan diperoleh di antaranya besaran bansos yang diterima, peruntukan untuk apa, apakah tepat sasaran, dan secara sosial ekonomi apakah layak sebagai penerima bansos.

Tim ini mulai bekerja sejak tanggal 17-24 Juni 2109. Hasil identifikasi dan verifikasi ini nantinya akan diserahkan kepada pimpinan daerah untuk dievaluasi dan ditindaklanjuti.

Hironimus mengungkapkan, ada 1.277 kelompok dan warga penerima bansos di Ngada pada tahun 2018 lalu. Mereka tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Ngada.

Anggaran yang terdistribusi untuk bansos pada tahun 2018, lanjut dia, sebesar 15 miliar rupiah. Besaran dana bansos berbeda-beda dan langsung ditransfer ke rekening penerima.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Bansos Ngada
Previous ArticleJPIC Keuskupan Ruteng Temukan Fakta Miris di TPA Poco
Next Article AMAN Dorong Pemerintah Kemas Arak Jadi Minuman Khas NTT

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.