Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Tiga Desa di Riung Belum Nikmati Listrik
VOX DESA

Tiga Desa di Riung Belum Nikmati Listrik

By Redaksi4 Juli 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi listrik padam
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Warga tiga desa di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada hingga kini belum menikmati jaringan listrik.

Ketiga desa yang didomisili ribuan jiwa itu antara lain,  Desa Wangka Selatan, Mbongras, dan Wangka Tengah.

Warga hanya mengandalkan lampu pelita untuk penerangan malam. Itu terutama bagi orang yang tidak mampu membeli ganset atau generator.

“Kita di sini sudah puluhan tahun belum menikmati yang namanya listrik dari PLN,” aku ungkap Jhon Weras salah seorang warga Desa Wangka Selatan saat ditemui VoxNtt.com di kediamannya, Rabu (04/07/2019).

Tak hanya listrik, masyarakat di tiga desa itu juga hingga kini belum dijangkau jaringan komunikasi.

Jhon mengatakan, ketiadaan jaringan komunikasi menjadi penghambat untuk berkomunikasi melalui jaringan seluler kepada warga yang tinggal di tempat lain.

“Di sini tidak ada sinyal telepon untuk komunikasi dengan warga lain di luar sana,” ujarnya.

Penderitaan warga juga semakin diperparah dengan kondisi jalan milik Pemerintah Provinsi NTT yang hingga kini kian memprihatinkan.

Jalan rusak dan berlubang bagai kubangan kerbau. Padahal ruas jalan itu merupakan akses utama bagi warga.

Ditambah lagi, Desa Wangka Selatan, Mbongras, dan Wangka Tengah memiliki hasil bumi yang banyak.

Sayangnya, kondisi jalan yang buruk membuat harga komoditi warga terus menurun.

“Hasil bumi kami di sini terkendala jalanan yang rusak, padahal hasil bumi di sini beragam, mulai dari jagung, padi, serta ternak,” tukas Jhon.

Akses penghubung antar kampung pun, kata dia, masih sangat memprihatinkan.

Jhon pun berharap mendapat perhatian yang serius dari Pemkab Ngada, Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat untuk segera mengatasi kendala listrik, jaringan komunikasi dan jalan raya di tiga desa tersebut.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Ngada Riung
Previous ArticleDPRD Kritik Pemerintah Soal Perkembangan Pariwisata di Ende
Next Article Rutin Bayar Iuran Bulanan, Warga Dolog Ende Kerap Tak Nikmati Air PDAM

Related Posts

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026

Mantan Kabag Ops Polres Nagekeo Diduga Bawa Kabur Anak Usia 5 Tahun

28 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.