Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Di Ende, ADD dan DD 2019 Belum Salurkan ke Rekening Desa
VOX DESA

Di Ende, ADD dan DD 2019 Belum Salurkan ke Rekening Desa

By Redaksi20 Juli 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tenaga Ahli Media Pengelolaan Pengetahuan Program Inovasi Desa Provinsi NTT, Albert Magnus dalam acara Kemdes di Jakarta (Foto: Dok. Pribadi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Kabupaten Ende, NTT hingga saat ini belum juga disalurkan ke rekening desa.

Padahal, Pemkab Ende telah menerima transferan anggaran dari pemerintah pusat.

Tenaga Ahli Media Pengelolaan Pengetahuan Program Inovasi Desa Provinsi NTT, Albert Magnus mengaku prihatin atas kondisi yang terjadi di Kabupaten Ende.

Sebab menurut dia, endapnya dana tersebut di kas daerah hingga bulan Juli dapat merugikan masyarakat desa.

Magnus mengungkapkan, mestinya ADD dicairkan terlebih dahulu agar operasional desa dapat berjalan.

Sebaliknya, jika tidak maka menjadi problematika karena roda pemdes tidak terselenggara secara baik.

“Dinas PMD harus melihat ini dan disikapi sehingga persoalan yang terjadi di Ende secepat teratasi dan proses pembangunan di desa tidak terhambat,” tutur Magnus pada sela-sela Rapat Koordinasi Tim Inovasi Desa tingkat Kabupaten Ende di Lantai 2 Kantor Bupati Ende, Jumat (19/07/2019).

Ia menerangkan, jika pencarian ADD dan DD molor hingga Agustus, maka sangat berpotensi dana desa tahap ketiga tidak dicairkan.

Dalam perhitungan dia, daerah ini akan kehilangan anggaran kurang lebih Rp 8 Miliar.

“Ya, tentu harapan kita pemda bisa mempercepat proses pencairan dana ke desa terutama dana operasional kegiatan. Kalau tidak, ya kasian masyarakat nanti,” ucap Magnus.

Dengan mempercepat proses penyaluran dana desa, dia merancang agar anggaran tersebut lebih mengedepankan pemberdayaan agar bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dengan menciptakan inovasi desa.

Ia menyarankan agar pada tahun 2019, dana desa tidak menonjol dalam proses pembangunan infrastruktur. Melainkan mendorong untuk meminimalisir angka kemiskinan dan stunting.

Sekda Ende Agustinus G. Ngasu mengakui hal tersebut sebab 255 desa di Kabupaten Ende belum rampung sejumlah dokumen persyaratan.

Ia menyebutkan, pekan depan anggaran bisa disalurkan ke desa. Untuk itu ia mendesak pihak Pemdes maupun dinas teknis untuk secepatnya menyelesaikan dokumen-dokumen sebagaimana salah satu persyaratan.

“Saya kira dana tersebut tidak lama mengendap di kabupaten. Segera selesaikan sejumlah persyaratan satu dua hari ke depan ini,” kata Agustinus acara pembukaan Rakor tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Kamubheka Melki Mengga mengaku , pihaknya belum menerima dana desa hingga saat ini. Molornya itu karena diakui belum menyelesaikan sejumlah persyaratan.

Ia menyadari proses pembangunan akan terhambat karena terlambatnya mengurus dokumen untuk menyalurkan dana desa.

“Ya, tergantung kalau terlambat pasti akan terganggu,” kata Melki.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous Article20 Tahun Menumpang, WNI Kelahiran Tim-Tim Mengungsi ke Hutan
Next Article Dery Tewas Akibat Laka Lantas di Jalur Ruteng – Cancar

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.