Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Poktan Dewulawe Ikut Pelatihan Pengolahan Limbah Air Cucian Beras Menjadi Pupuk Cair
Regional NTT

Poktan Dewulawe Ikut Pelatihan Pengolahan Limbah Air Cucian Beras Menjadi Pupuk Cair

By Redaksi25 Juli 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kegiatan pelatihan pengolahan limbah air cucian beras menjadi pupuk cair untuk Poktan di Dusun Dewulawe, Desa Salama, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai (Foto: Selvianus Hadun)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Sebanyak 15 orang anggota kelompok tani (Poktan) di Dusun Dewulawe, Desa Salama, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai mengikuti pelatihan pengolahan limbah air cucian beras menjadi pupuk cair, Kamis (25/07/2019).

Pelatihan ini diberikan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Indonesia (UKI) Santu Paulus Ruteng.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh berbagai realitas yang dialami oleh Poktan di Dusun Dewulawe. Salah satu di antaranya adalah kesulitan mendapatkan pupuk yang murah dan berkualitas oleh petani sawah dan sayur.

Menyikapi realitas ini, Tim PkM UKI Santu Paulus Ruteng yang diketuai oleh Wigberts Gaut Utama hadir dan memberikan pelatihan yang bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Limbah Air Cucian Beras Menjadi Pupuk Cair.”

Salah satu anggota Tim PkM Kanisius Supardi, dalam pemaparan materinya menjelaskan, kandungan nutrisi yang terdapat pada air cucian beras sangatlah kompleks.

Itu di antaranya karbohidrat yang menduduki peringkat nomor 1 dengan nilai 90% yang berupa pati, kemudian ada pula vitamin, mineral serta protein. Proteinnya sendiri terdiri dari 80% protein glutein.

“Dengan kandungan unsur hara yang begitu banyak dan melimpah seperti itu, sudah kita bayangkan alangkah sejahteranya tanaman kita setiap hari mendapat asupan dari air cucian beras ini,” kata Kanisius.

“Kita tidak perlu mencari pupuk jauh-jauh sementara pupuk yang murah dan berkualitas selalu kita jumpai setiap hari,” lanjut dia.

Peserta dalam pelatihan ini adalah petani sawah dan sayur. Mereka sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini.

Antusiasme mereka terlihat selama pelatihan, di mana peserta juga intens berdiskusi dengan Tim PkM.

Salah satu bahan diskusi mereka adalah masalah lain yang dialami dan belum bisa diatasi. Masalah tersebut yakni bagaimana cara membuat pestisida alami yang tepat guna untuk mengusir hama ulat pada tanaman sayur.

Pada bagian akhir pelatihan, peserta meminta kepada Tim PkM agar kegiatan seperti ini semestinya sering dilakukan sedapat mungkin agar para petani tidak mengalami kesulitan dalam bertani.

Para peserta juga berniat untuk segera mempraktikkan apa yang mereka telah peroleh dari pelatihan ini.

Mereka merasa sangat bangga karena mendapatkan pengetahuan yang sangat berharga dari kegiatan ini.

KR: Selvianus Hadun
Editor: Ardy Abba

Baca Juga: Dosen PGSD UKI Santu Paulus Gelar PkM di MIN 2 Tempode Reo

Kabupaten Manggarai UKI St.Paulus Ruteng
Previous ArticleGMNI Manggarai: DPRD Terpilih Harus Maksimal dalam Tugas Pengawasan
Next Article Terkait Polemik PPN 10 Persen, Ini Tanggapan KADIN Manggarai

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.