Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Proyek Pamsimas Terancam Mubazir, Warga Desa Tesem Matim Kecewa
Regional NTT

Proyek Pamsimas Terancam Mubazir, Warga Desa Tesem Matim Kecewa

By Redaksi26 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bak air Pamsimas di Desa Satar Tesem (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Program Nasional Penyediaan Air Minum (Pamsimas) di Dusun Riwe, Desa Satar Tesem, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) terancam mubazir.

Pasalnya, proyek yang dibangun pada 2017 lalu itu hanya dinikmati oleh mayarakat selama 10 bulan saja.

Padahal sebelumnya masyarakat di dusun itu sangat senang dan menyambut baik dengan adanya proyek Pamsimas.

Namun, belakangan masyarakat mulai kecewa lantaran di beberapa bulan terakhir sudah tidak lagi menikmati air dari proyek itu.

“Kami merasa kecewa dan menyayangkan program Pamsimas ini, seolah-olah dibuat hanya untuk pembuktian fisik belaka dari pengelolaan anggaran sebuah proyek yang tidak mempertimbangkan mutu kerja,” keluh Ramlianus Suryadi warga Dusun Riwe kepada VoxNtt.com, Senin (26/08/2019).

Sehingga kata Suryadi, kesannya bangunan itu seperti bangunan tua yang akan meninggalkan sejarah untuk dikenang anak cucu kelak.

“Sangat kami tidak sarankan membangun segala sesuatu itu asal jadi, terlebih bak air yang kami soalkan ini. Apalagi lebih dari 160 Kepala Keluarga (KK) pemakai air Pamsimas ini,” ujarnya.

Di bagian dalam bak banyak sampah. Foto: Ist

Kendati belum pernah disampaikan, namun pihak desa sudah mengetahui jika bak penampung itu tidak terisi air.

“Mereka bilang baknya bocor, tapi sudah diperbaiki sekali di bagian dalamnya tetapi bocor lagi, dan sampai sekarang airnya sudah tidak jalan lagi,” imbuhnya.

Dia pun berharap para pengambil kebijakan dan pihak pengelola proyek Pamsimas di Desa Satar Tesem agar segera memperhatikan dan menindaklanjuti persoalan itu.

“Kami ingin ini difungsikan kembali, dan betulin semua saluran pipa dan pembagiannya harus merata,” ujarnya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Desa Tesem Manggarai Timur
Previous ArticlePKB Dukung PIN Emas untuk DPRD NTT
Next Article 677 Mahasiswa Baru FKIP UNIKA St. Paulus Ikuti PKKMB

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.