Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Masyarakat NTT Keluhkan Jaringan Telkomsel
Ekbis

Masyarakat NTT Keluhkan Jaringan Telkomsel

By Redaksi21 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Telkomsel
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang, Vox NTT- Masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluhkan mahalnya jaringan Telkomsel.

Selain mahal, warga juga mengeluhkan jaringan tidak stabil.

“Kami warga Desa Lembur, Manggarai Timur, NTT terkhususnya punya keluhan jaringan Telkomsel yang tidak stabil. Kami minta jaringan seperti XL bisa membuka akses kesini agar tidak sepenuhnya berharap pada Telkomsel,”  ujar Gons Sugio seorang warga Desa Lembur, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), NTT kepada VoxNtt.com, Jumat (20/09/2019).

Hal serupa juga dikeluhkan beberapa mahasiswa yang berdomisili di Penufi Kota Kupang .

Mereka mengeluhkan mahalnya paket jaringan internet Telkomsel.

Brem Nenjen seroang mahasiswa mengaku bingung dengan paket internet dari jaringan Telkomsel.

“Awalnya saya beli paket Rp 50.000 khusus untuk paket internet, anehnya yang muncul justru paket kuota musik dan paket kuota Maxstreem, jadinya harga awal yang khusus untuk paket kuota internet jadi sedikit hanya 2 GB. Bayangkan saya mesti harus download ke play store aplikasi agar bisa memakai kuota internet lain misalnya Maxtreem itu,” aku Brem kepada VoxNtt.com.

Keluhan lain datang dari Riki Yakob, mahasiswa Unwira Kupang. Ia mengatakan hal yang sama soal kuota internet Telkomsel yang mahal.

“Kalau level kami mahasiswa dan anak kos-san sebulan itu bisa Rp 80.000–Rp100.000 itu kan besar. Mau tidak pakai akses untuk kerja tugas dan bagi informasi soal kampus sekarang kan di sosial media jadinya berat,” katanya.

Riki berharap agar pemancar jaringan  Indosat dan XL bisa dibangun meluas di pelosok NTT, sebab dinilai murah dan bisa dijangkau mahasiswa seperti dirinya.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Kupang Telkomsel
Previous ArticlePolsek Aesesa Ringkus Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Bawah Umur
Next Article Wagub NTT: Soal Keselamatan Pelayaran, Kita Tidak Boleh Kompromi

Related Posts

Polisi Patroli dan Pantau Camp Pemuda GMIT di Amarasi Timur

30 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.