Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Malu Ditanya Toilet oleh Pengunjung, Pemerintah: Kami Bangun Tahun 2020
Regional NTT

Malu Ditanya Toilet oleh Pengunjung, Pemerintah: Kami Bangun Tahun 2020

By Redaksi24 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Subhan Wanda saat ditanya Wartawan soal rencana membangun toilet di Pasar Potulando Ende (Foto : Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT- Pemda Ende berencana akan membangun toilet atau jamban di Pasar Potulando Ende pada tahun 2020 nanti.

Hal ini disebut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Subhan Wanda menanggapi pertanyaan wartawan beberapa waktu lalu di Halaman Kantor Bupati Ende.

“Kita akan rehab kembali tahun 2020. Entah pakai dana DAU atau DAK tetap akan kita agendakan tahun depan dan memang ini harus kita tanggapi tahun depan,” ucap Subhan.

Ia mengakui bahwa mekanisme pengganggaran untuk tahun 2019 sudah dilakukan. Sehingga dimungkinkan toilet di pasar tersebut dibangun pada tahun anggaran berikut.

“Ini memang sudah diangkat (diberitakan) oleh teman-teman wartawan jadi bisa dimungkinkan tahun depan. Kita akan upayakan,” tutur dia.

Sebelumnya, para pedagang di Pasar Potulando atau kerap disebut Pasar Senggol keluhkan fasilitasi toilet yang pernah dijanjikan pemerintah.

Ketiadaan fasilitas tersebut menyebabkan aktivitas pedagang terganggu. Sebab, setiap kali kerap meninggal lapak untuk berkunjung ke toilet rumah masing-masing.

“Waktu resmi (pasar) tahun lalu memang pemerintah pernah janji bangun jamban. Sudah pernah ukur tapi sampai saat ini belum dibangun,” kata Jainab pedagang harian Pasar Potulando kepada wartawan pada Selasa (10/09/2019) siang.

Jainab mengaku malu ketika ditanya para pengunjung terutama berasal dari luar daerah.

“Pernah kami ditanya toilet oleh orang Jawa dan bule-bule. Kami malu dan terpaksa kami arahkan ke Masjid, ke Kantor BRI atau Apotek dekat sini. Ia sangat malu kita,” kata dia.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleUji Kualitas Layanan, BPJS Ende Customer Visit dan Survey Kepuasan Peserta
Next Article Sensus Penduduk 2020, BPS Gandeng Disdukcapil Ende

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.