Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»21 Warga Manggarai Dipulangkan dari Wamena Papua
NTT NEWS

21 Warga Manggarai Dipulangkan dari Wamena Papua

By Redaksi17 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga Manggarai yang dipulangkan dari Wamena Papua saat bertemu dengan Bupati Deno Kamelus di Aula Nuca Lale, Kamis, 17 Oktober 2019 (Foto: Ardy Abba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Sebanyak 21 warga Manggarai yang mengadu nasib di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua dipulangkan ke daerah asalnya.

Sebelumnya, mereka terpaksa mengungsi pada posko pengungsian di kompleks TNI Angkatan Udara Batalyon 751, Infar Gunung, Bandara Sentani, Jayapura, akibat kerusuhan di daerah itu.

Kerusuhan meledak pada 23 September 2019 lalu. Akibatnya, 33 orang dinyatakan tewas dan ratusan lainnya luka-luka.

Ke-21 warga tersebut kemudian tiba di Manggarai, Kamis (17/10/2019). Sesaat sebelum ke daerah masing-masing, mereka disambut Bupati Manggarai Deno Kamelus dan Wakil Bupati Victor Madur di Aula Nuca Lale Kantor Bupati setempat.

Bupati Deno Kamelus mengatakan, sejak berada di pengungsian pihaknya sudah berkoordinasi dengan Ikatan Keluarga Manggarai yang ada di Papua.

Pihak Deno juga intens berkoordinasi antar instansi di Manggarai terkait nasib warganya yang berada di pengungsian akibat kerusuhan di Wamena.

Salah satu hasil koordinasi itu, kata dia, Pemkab Manggarai menjemput ke-21 warga yang terpaksa memilih pulang di Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

”Kita siapkan bis, lalu terima mereka di sini,” ucap Deno usai menjamu warga tersebut.

Ia mengaku, Pemkab Manggarai membantu warga berupa uang tunai sebesar 1.500.000 tiap kepala keluarga. Mereka berjumlah 16 kepala keluarga.

Selain uang, pihak Deno juga memberikan bantuan berupa 50 kg beras untuk tiap keluarga.

“Saya kira mungkin itu jumlahnya tidak seberapa, tetapi yang paling penting adalah pemerintah daerah sebenarnya turut prihatin dengan kondisi mereka,” ujar Ketua DPD Manggarai itu.

Bupati Deno mengharapkan dengan bantuan sekecil itu, sejumlah warga Manggarai yang dipulangkan dari Wamena bisa menutupi kehidupan mereka untuk beberapa hari ke depan.

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai Kamelus Deno
Previous ArticleAkui Kekalahan Pemilu 2019, Golkar Ende: Kami akan Bangkit
Next Article Terkait Polemik Pilkades Komba, DPMD Matim Angkat Bicara

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.