Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kondisi Drainase di Jalur Wudi-Wae Naong Memprihatinkan
Regional NTT

Kondisi Drainase di Jalur Wudi-Wae Naong Memprihatinkan

By Redaksi27 Januari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi Drainase di Jalur Wudi-Wae Naong
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNtt.com- Kondisi drainase di ruas jalan Wudi- Wae Naong, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai memprihatinkan.

Pantauan media ini, Rabu (25/1/2017), sekitar belasan meter bagian tengah drainase dibiarkan tidak dibangun. Padahal bagian hulu dan hilirnya tampak telah dikerjakan.

Lokasi proyek drainase ini tak jauh sebelah utara SMPN Negeri 7 Cibal Wudi. Itu tepatnya di pertigaan menuju Kampung Rakas dan Welu. Rakas merupakan kampung asal Bupati Manggarai Deno Kamelus.

Selain itu, drainase ini tampak dibangun lebih tinggi dari bahu jalan. Padahal di banyak tempat bibir drainase lebih rendah minimal 5 centimeter (cm) dari permukaan jalan.

Selanjutnya, drainase yang dibuat tampak tidak terlalu tinggi. Padahal jika dibandingkan di banyak tempat tinggi drainase berkisar sekitar 50 cm.

Masih di ruas ini, tampak pula di beberapa titik aspal terpaksa tidak dikerjakan lantaran genangan air di badan jalan. Itu karena drainase belum dibangun di pinggir jalan, sehingga air mengalir ke badan jalan.

Informasi yang dihimpun, proyek aspal jalan dan drainase ini telah menelan anggaran kurang lebih Rp 1,5 miliar. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) II Manggarai tahun 2016.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Manggarai Adrianus Adil Empang berjanji akan memeriksa pembangunan drainase dan aspal pada ruas jalan tersebut.

“Tksh (terima kasih) infonya (informasinya) sy (saya) cek dulu,” kata Adi Empang kepada VoxNtt.com melalui pesan singkat, Jumat (27/1/2017). (AA/VoN)

Manggarai
Previous ArticleIni tuntutan Pedagang Pasar Batu Cermin saat Demo di Kantor Bupati dan DPRD Mabar
Next Article Demi Bertemu Valentino Rosi Keluarga ini Rela Habiskan Rp 4 Juta

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.