Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Sebanyak 20 Suku Utusan Golbar Sepakat Moromoto Jadi Kawasan Pertumbuhan
Regional NTT

Sebanyak 20 Suku Utusan Golbar Sepakat Moromoto Jadi Kawasan Pertumbuhan

By Redaksi27 Januari 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
: 20 suku utusan dari Golbar ikut dalam kesepakatan penataan kawasan Moromoto menjadi kawasan pertumbuhan Kota Bajawa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, VoxNtt.com- Ratusan kepala suku utusan dari 20 suku yang ada di Golewa Barat (Golbar) pada Kamis (26/1) di aula Sekda Ngada, menyetujui kesepakatan bersama pemerintah Ngada untuk menata kawasan Moromoto, dan sekitarnya menjadi kawasan Pertumbuhan Kota Bajawa.

Pertemuan itu menghasilkan beberapa kesepakatan untuk tetap mendukung semua program pembangunan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten Ngada di wilayah kawasan Moromoto dan sekitarnya.

Hal-hal yang berkaitan dengan tanah ulayat masing-masing pihak di wilayah Moromoto dan sekitarnya akan dilakukan rapat internal suku.

Kesepakatan lain adalah membentuk forum para pemilik tanah adat di kawasan Moromoto dan sekitarnya yang dikoordinasi oleh camat Golewa Barat.

Selain itu, para pemilik tanah di kawasan Moromoto dan sekitarnya bersedia untuk tetap menjaga suasana aman dan tentram di tengah masyarakat demi terwujudnya pembangunan untuk kepentingan umum di kawasan tersebut.

Hadir dalam kesempatan itu Bupati Ngada Marianus Sae, Wakil Bupati Ngada Paulus Soliwoa, Sekda Ngada Meda Moses, Kejari Bajawa Raharjo Budi Kisnanto, Kapolres Ngada AKBP Andy Nurwandy, Dandim 1625 Ngada, Pimpinan OPD Kabupaten Ngada, serta kepala suku utusan dari 20 suku dari Golewa Barat.*** (Arton/VoN).

 

Ngada
Previous ArticleKebijakan Trump Memperkuat Nasionalisme Indonesia
Next Article Hujan Deras, Atap Sekolah MI Al Awwalul Diterjang Angin

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.