Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Penerima Dana PKH Satar Tesem Matim Cium Aroma ‘Kurang Sedap’
VOX DESA

Penerima Dana PKH Satar Tesem Matim Cium Aroma ‘Kurang Sedap’

By Redaksi19 November 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bukti BRILink dari penerima atas nama Yustina Deno (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNTT-Penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Satar Tesem, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mencium aroma ‘kurang sedap’ di balik program tersebut.

Penerima di desa itu mengeluh, lantaran tidak adanya sikap terbuka dari pendamping PKH.

“Pada tanggal 15 November kami ke salah satu rumah kaur desa untuk pencairan dana sembako bagi peserta PKH,” ujar Efrianus Ampur seorang warga di Dusun 1 Riwe kepada VoxNtt.com, Selasa (19/11/2019) pagi.

Kala itu aku Ampur, Pemerintah Desa Satar Tesem juga mendatangkan mitra bank BRI berinisial PN yang beralamat di Desa Golo Wune, Kecamatan Poco Ranaka.

Saat itu terang dia, para penerima PKH hanya menerima dua jenis barang yakni beras 16 kilogram dan 20 butir telur.

“Tetapi sebagai sasaran tidak tahu kalau ada kesepakatan harga barang yang diterima. Tidak ada sosialisasi. Setelah dikonfirmasi kepada pendaping untuk total yang dicair biaya perbelanjaan sembako sebesar Rp 220.000 untuk 2 bulan,” katanya.

Kendati demikian kata Ampur, berdasarkan bukti penarikan (resi bank BRI) penerima PKH, Yustina Denol yang beralamat di Dusun Taku, besaran uang yang ada senilai Rp 330 000.

“Pertanyaan kami ke mana Rp 110 000 dan berapa sebenarnya harga barang yang diterima. Kami sebetulnya sangat curiga dengan mereka,” ucapnya.

Seharusnya kata dia, pendamping harus memberikan bukti resi Bank BRI itu kepada semua penerima PKH.

“Kenapa mereka tidak kasih bukti itu, itu kan haknya kami. Ini yang saya dapat baru satu orang. Bagaimana kalau semuanya seperti ini,” tukasnya.

Sementara itu, pendamping PKH Desa Satar Tesem Petronela Ninur menjelaskan tidak ada masalah mengenai pembagian sembako di desa itu.

Menurutnya, penerima PKH di Desa Satar Tesem berjumlah 191 Kepala Keluarga (KK). Terkait perbedaan jumlah uang yang diterima dirinya berjanji akan melakukan komunikasi dengan pegawai Bank.

“Soal itu nanti saya bicarakan dgn pihak agen BRI link yang punya resi sebesar Rp.330.000,” ujarnya kepada VoxNtt.com melalui pesan singkat.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Desa Satar Tesem Manggarai Timur Matim
Previous ArticleAda Larangan Berkunjung ke Pulau Komodo di Website Amerika
Next Article Pemprov NTT Tetapkan UMP Tahun 2020

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.