Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Hujan Deras, Jalan Ahmad Yani Tertutup Banjir
Regional NTT

Hujan Deras, Jalan Ahmad Yani Tertutup Banjir

By Redaksi29 Januari 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah warga Jalan Ahmad Yani sedang menyaksikan banjir. Warga juga melakukan pembersihan dibeberapa sekolan agar banjir mengalir lancar (Foto : Ian)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNtt.com-Hujan deras yang mengguyur kota Ende dan sekitarnya pada Minggu, (29/01/2017) sekitar pukul 13.00 Wita menyebabkan banjir di Ruas jalan Ahmad Yani.

Pantauan VoxNtt.com, sekitar 100 meter, banjir menutupi badan jalan dengan ketinggian sekitar 60 cm.

Ditengarai air yang berasal dari berbagai jalur seperti, jalan Eltari, jalan Kelimutu dan sekitar Dolog menyebabkan ruas jalan tersebut diluapi air.

Sejumlah kendaraan baik roda dua maupun roda empat terpaksa berhenti sementara menunggu banjir surut. Sebagian kendaraan juga tetap menyeroboti banjir.

Menurut informasi, sekitar delapan rumah warga dilanda banjir. Namun, tidak lama karena air cepat surut.

“Sekitar delapan rumah. Tapi sudah surut, karena air mengalir cepat.”Ungkap salah satu warga warga.

Sementara itu, Alex Coang, warga setempat mengatakan hujan tiba-tiba deras selama 30 menit tersebut meresahkan warga. Menurutnya, warga jalan Ahmad Yani menjadi sasaran banjir setiap kali hujan.

“Kita berharap Pemerintah bisa segera memperhatikan. Karena ini, bukan baru kali ini. Sudah terjadi berkali-kali.”Ujar Alex

Hingga berita ini diturunkan, banjir semakin menyurut hingga 15-20 cm. Sejumlah kendaraan yang sebelumnya tertahan sudah melintasi jalur tersebut. ***(Ian/VoN)

Ende
Previous ArticlePastor: Kasus Taman Kota Akibat Dari Proses “Gelap Gulita”
Next Article Kodim 1625 Ngada Bantu Masyarakat Perbaiki Gedung Sekolah

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.