Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Pemdes Biau Malaka Gelar Musyawarah Bahas Proyek Mangkrak
VOX DESA

Pemdes Biau Malaka Gelar Musyawarah Bahas Proyek Mangkrak

By Redaksi24 Januari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga Desa Biau, Kecamatan Io Kufeu bermusyawarah di aula desa setempat untuk mencari solusi terkait proses penyelesaian proyek yang mangkrak, Kamis (23/01/2020) (Foto: Frido Umrisu Raebesi/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Pemerintah Desa Biau, Kecamatan lo Kufeu, Kabupaten Malaka, menggelar musyawarah membahas proyek mangkrak mulai tahun 2017 hingga 2019, Kamis (23/01/2020).

Musyawarah yang berlangsung di Aula Desa Biau tersebut dilakukan untuk mencari solusi terkait proyek mangkrak. Selain itu turut membahas sejumlah bantuan yang masuk ke Desa Biau.

Hadir dalam musyawarah ini, pendamping Desa Biau, para tokoh adat dan masyarakat, para tukang proyek dan tokoh pemuda, serta Tim Pelaksana Kerja (TPK).

Ketua TPK Desa Biau Simon Yoseph Manek dalam laporannya mengatakan, tidak semua proyek yang mereka kerjakan mangkrak.

Menurut Simon ada juga proyek yang sukses dan sudah dinikmati masyarakat Desa Biau.

Ia pun tidak menampik bahwa ada sebagian yang sampai hari ini belum selesai dikerjakan. Itu seperti, tiga buah deker jalan usaha tani tahun 2018 dan satu buah embung.

Baca: Kritisi Pembangunan yang Mangkrak, Aparat Desa Biau Malaka Malah Dipecat

Dalam pertemuan tersebut, Simon mengungkapkan alasan proyek itu tidak selesai dikerjakan.

“Banyak kendala dan alasan. Bahan material memang tidak kami supplai secara continue, mengingat medan tempuhnya yang belum bagus dan masalah keamanan material,” jelas dia.

Tak hanya itu, menurut dia ada juga masalah yang dihadapi para tukang. Banyak tukang yang mengikuti acara adat, sehingga jarang hadir kerja di lokasi proyek.

Akibatnya, banyak semen membatu karena tidak terpakai.

“Ada lagi oknum yang tidak bertanggung jawab yang melubangi terpal penampungan air di lokasi, sehingga tukang mereka tidak bisa kerja,” kata Simon.

Sementara Michael salah satu tukang proyek deker jalan usaha tani yang mangkrak dalam forum musyawarah itu sempat meluapkan kekesalannya. Itu terutama kepada TPK Desa Biau.

Kata dia, TPK tidak aktif mengontrol para tukang di lokasi. Akibatnya, banyak material yang terlambat sampai di lokasi proyek.

“TPK kurang kontrol di lokasi. Saya kerja kalau bahan materialnya ada. Yang saya alami selama itu begitu. Saya juga ada kerjaan lain dan saya ini petani,” ujar Michael.

Kepala Desa Biau Yunuarius Primus Un mengajak peserta musyawarah agar bersama-sama mencari solusi agar proyek yang mangkrak ini secepatnya diselesaikan.

Baca: Ini Alasan Kades Biau Malaka Pecat Aparatnya

” Ini kesalahan kita bersama. Segalan unek-unek sudah kita luapkan dan sekarang kita sepakati untuk bagaimana selesaikan proyek ini secepatnya,” ajak Kades Yanuarius.

Pantauan VoxNtt.com, forum musyawarah akhirnya menyepakati bahwa semua proyek yang mangkrak itu akan dikerjakan gotong-royong dan harus selesai sebelum bulan Februari mendatang.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Desa Biau Malaka
Previous ArticleIni Jadwal dan Ketentuan SKD CPNS Matim
Next Article Kim Taolin Resmi Menjadi Anggota PKB

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.