Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Pemdes di Ende Dorong Kapasitas Petani Melalui Sekolah Lapang
VOX DESA

Pemdes di Ende Dorong Kapasitas Petani Melalui Sekolah Lapang

By Redaksi11 Februari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Peta petani di Desa Detubela, Ende sedang melaksanakan praktik lapangan yang diselenggarakan Pemdes setempat (Foto: Dok. Desa Detubela)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pemerintah Desa (Pemdes) Detubela, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende mulai memanfaatkan dana desa untuk membangun mind set masyarakat pada bidang pemberdayaan.

Masyarakat yang mayoritas bertani tersebut diberi keterampilan mengolah lahan dengan program Sekolah Lapang oleh Pemdes setempat.

Kepala Desa Detubela Dion Dala kepada Wartawan menuturkan, Sekolah Lapang bertujuan untuk kepentingan meningkatkan pemahaman petani dalam pengolahan lahan.

Mulai dari persemaian benih, pola tanam, pemupukan hingga pola panen yang selama ini masih dilakukan secara tradisional.

Ia menuturkan, untuk melaksanakan program tersebut Pemdes Detubela bekerja sama dengan Balai Penyuluh Pertanian Wewaria untuk meningkatkan kapasitas 60 petani yang tergabung dalam empat kelompok tani melalui praktik lapangan.

“Iya, sejauh ini memang dana desa untuk pemenuhan infrastruktur. Nah, kali ini kita mulai meningkatkan sumber daya para petani,” katanya, belum lama ini.

Ia menambahkan, awalnya penggunaan dana desa lebih cenderung membangun jalan desa, termasuk beberapa infrastuktur pokok.

Kali ini, lanjut Dion, dana desa dimanfaatkan secara berimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan manusia.

“Nah, kan kita disini mayoritas petani. Perlu juga untuk meningkatkan kemampuan, bagaimana pengolahan secara modern dan praktis untuk mendapatkan hasil yang maksimal,” pungkas dia.

Kepala Balai Penyuluh Pertanian Wewaria Feliks Meko mengaku bangga dengan kebijakan anggaran dana desa untuk peningkatan kapasitas para petani sawah.

Program pelatihan kelompok tani melalui Sekolah Lapang dinilai sangat dibutuhkan terhadap peningkatan kebutuhan petani.

Dengan itu dia berharap agar 15 are lahan petani dapat diolah dengan baik sesuai dengan ilmu yang sudah diberikan selama praktik Sekolah Lapang tersebut.

“Terakhir bahwa kita berharap ada peningkatan produksi setelah kegiatan ini. Kalau yang di Desa Fataatu setelah dievaluasi awalnya produksi hanya empat ton. Setelah dikelola dengan pola yang kita terapkan sekarang bisa mencapai delapan ton produksi padi gabah. Jadi ini sangat efektif,” ujar Feliks.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Desa Detubela Ende
Previous ArticleSaat Air Mata Menjadi Jalan Paling Akhir Seorang Doktor
Next Article Dinas P3A TTU Gelar Pertemuan Lintas Sektor Bahas Masalah Perlindungan Anak

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.