Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Kisah Alfons, Warga Ende yang Menderita Tumor Sejak Duduk di Bangku SD
HEADLINE

Kisah Alfons, Warga Ende yang Menderita Tumor Sejak Duduk di Bangku SD

By Redaksi9 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ia berharap tumor yang dialaminya dapat dioperasi. Namun, ia mengaku kekurangan biaya hidup di Bali (Foto: Copy right)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Alfonsius Dosi (29), warga Sokolago, Desa Tou Timur, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende, NTT menderita tumor sudah hampir dua dekade. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, sakit yang ia derita kini semakin mengganas.

Alfons terancam kehilangan mata bagian kiri akibat tumor menyerangnya. Kondisi itu tampak ketika separuh wajahnya membengkak dan tak dapat melihat secara sempurna.

Awalnya, ayah dua anak ini tak mengira kalau tumor itu terus bertumbuh dan berkembang di wajahnya. Sakit yang dideritanya baru diketahui pada tahun 2003 silam, setelah divonis menderita tumor ganas saat menjalani perawatan di RSUD Ende.

Petugas medis menyarankan agar sakit yang ia derita segera dioperasi di Denpasar atau Surabaya dengan fasilitas kesehatan yang mumpuni. Namun, rencana itu gagal lantaran keterbatasan biaya.

Alfons akhirnya memutuskan pengobatan secara tradisional dengan harapan sakit yang diderita kembali sedia kala. Karena tak kunjung sembuh, ia dan keluarga hanya berpasrah.

Ia mengaku keterbatasan biaya transportasi dan biaya hidup selama menjalani operasi di Bali.

“Kami memang punya KIS tapi untuk biaya hidup disana, kami tidak punya biaya,” tutur Alfons setelah dikonfirmasi VoxNtt.com, Minggu (08/03/2020) malam.

Alfonsius Dosi (29), warga Sokolago, Desa Tou Timur, Ende sedang mengidap sakit tumor pada bagian mata kirinya (Foto: Copy right)

Karena kekurangan itu, Alfons hanya berharap para dermawan agar sakit yang diderita kembali pulih. Hal itu Alfons harap karena ia hanyalah seorang petani dengan pendapatan yang kecil.

“Untuk kebutuhan hidup hanya bertani saja. Kami tidak punya apa-apa,” keluh Alfons.

Camat Kotabaru, Erik Degu mengaku telah mengetahui kesehatan Alfons yang kian parah. Ia mengabarkan kondisi tumor Alfons yang semestinya segera dioperasi.

“Memang harus segera ditindak karena kondisi sudah parah. Kami sudah sampaikan ke atasan untuk membantunya,” kata Erik.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleCinta dan Pengorbanan Bertepuk Sebelah Tangan, Warga Eks Tim-Tim: Kami WNI atau Apa?
Next Article Tertibkan Data Penduduk, Pemda Ende Segera Kirimkan Petugas Disdukcapil ke Kutai Timur

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.