Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Ada 121 Pasien DBD di Manggarai Barat
KESEHATAN

Ada 121 Pasien DBD di Manggarai Barat

By Redaksi14 Maret 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Kesehatan Mabar, Paulus Mami saat diwawancarai VoxNtt.com di ruang kerjanya, Jumat (13/03/2020) (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Sejak Januari hingga pertengahan Maret 2020 tercatat ada 121 pasien Demam Berdarah Dengue (DBD di Manggarai Barat (Mabar).

7 dari 121 pasien DBD hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Pratama Komodo Marombok Labuan Bajo.

“Hingga kini ada 121 pasien DBD. 7 Oramg masih di rawat di rumah sakit,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Mabar Paulus Mami saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya, Jumat (13/03/2020).

Paulus menjelaskan jika dibandingkan dengan tahun lalu, angka pasien DBD di Manggarai Barat mengalami penurunan.

“Tahun ini ada penurunan. Saya ambil contoh tahun lalu pada bulan Januari ada 330 pasien DBD. Sementara tahun ini di Bulan Januari hanya ada 24 pasien. Di bulan Februari pun demikian, pada tahun lalu ada 150 pasien DBD. Di tahun ini hanya 70 pasien DBD. Sementara untuk bulan Maret jumlahnya masih relatif, apalagi bulan ini masih berjalan. Jadi kita belum bisa output semua untuk bulan maret,” lanjutnya.

Pihak Dinkes Mabar kata dia, terus melakukan sosialisasi dan fogging untuk pencegahan DBD.

“Kita terus berupaya agar angka pasien DBD di Manggarai Barat ini tidak ada lagi,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

DBD DBD Mabar Dinkes Mabar Mabar Manggarai Barat
Previous ArticlePuskesmas Pariwisata Segera Ada di Pacar
Next Article Memindahkan Altar ke Sawah

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026

Kasus ODGJ di Manggarai Barat Naik Jadi 745 Orang, Dinkes Catat 35 Kasus Pemasungan

1 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.