Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Uskup Beschi Sedih, Banyak Pastor Meninggal Akibat Virus Corona
NTT NEWS

Uskup Beschi Sedih, Banyak Pastor Meninggal Akibat Virus Corona

By Redaksi19 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT- novel Corona Virus Disease-2019 atau yang biasa dikenal nCovid-19, menyasar siapa saja tanpa pandang buluh. 

Virus ini juga menyerang para pastor hingga ada yang harus berpulang ke Rumah Bapa.

Di Italia dilaporkan pastor-pastor meninggal karena virus corona. Sebagian besar kasus terjadi di pusat penyebaran di wilayah utara seperti di Bergamo.

Di daerah yang merupakan salah satu wilayah terdampak virus tersebut, banyak pastor yang wafat.

Enam di antaranya berusia di atas 80 tahun. Keenam pastor itu yakni Remo Luiselli (81), Gaetano Burini (83), Umberto Tombini (83), Tarcisio Casali (82), Mgr Achille Belotti, dan Mgr Tarcisio Ferrari (84).

Kemudian, terdapat nama Giancarlo Nava, imam berusia 70 tahun yang sebelumnya sempat mengemban tugas sebagai misionaris di Paraguay.

“Jumlah pastor yang meninggal pada pekan ini dan mereka yang masih dirawat dalam kondisi serius sangatlah tinggi,” jelas Uskup Bergamo, Mgr Francesco Beschi seperti dilansir dari kompas.com, Kamis (19/03/2020).

Uskup Beschi mengaku begitu sedih harus membagikan kabar duka ini kepada umatnya.

Meski begitu, Beschi menegaskan bahwa mereka tidak akan terpisah dari umat Katolik di tengah mewabahnya virus bernama resmi SARS-Cov-2 itu.

Banyaknya kasus yang terjadi di Bergamo, kata Beschi, membuat Paus Fransiskus secara khusus meneleponnya untuk memberikan dukungan.

“Beliau sangat tertegun dengan banyaknya korban meninggal atas banyaknya kematian, dan keluarga yang harus mengalami kepiluan seperti ini,” terang Paus.

Tak hanya di Bergamo, kasus kematian akibat virus corona juga terjadi di Parma. Di sana terdapat lima orang pemuka agama Katolik meninggal, dengan korban termuda bernama Don Andrea Avanzini yang mengembuskan napas terakhir pada usia 55 tahun.

Di Keuskupan Cremona, Mgr. Vincenzo Rini diberitakan meninggal karena Covid-19 pada Sabtu (14/3/2020) dalam usia 75 tahun.

Mgr. Rini dikenal tak hanya sebagai pakar literatur dan novelis. Dia juga menjalankan media keuskupan selama 30 tahun, dan sempat menjabat sebagai kantor berita keuskupan Italia.

Sementara kabar baiknya, Uskup Cremona, Antonio Napolioni, yang sempat dirawat selama 10 hari karena terinfeksi virus corona, disebut sudah pulih dan pulang pada Senin (16/3/2020).

Sumber: Kompas.Com

covid-19 Pastor Virus Corona
Previous ArticleKepala SD di Ngada Diduga Cabuli Muridnya Sendiri
Next Article Soal Anggota PPS dari Parpol, PMKRI Ruteng: Data Bawaslu Fakta

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.