Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Tak Ada Selokan Pembuangan, Warga Ancam Pagar Pintu RSUD Mabar
HEADLINE

Tak Ada Selokan Pembuangan, Warga Ancam Pagar Pintu RSUD Mabar

By Redaksi6 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
RSUD Mabar yang baru selesai dibangun.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNtt.com-Sejumlah warga yang tinggal di seputar RSUD Mabar di Merombok, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo meminta Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula untuk segera membuat selokan di samping RSUD tersebut.

Pasalnya, akibat pembangunan RSUD itu, pemukiman warga setempat mulai digenang air karena tidak adanya selokan pembuangan air.

Air tergenang di samping RSUD Mabar akibat tidak ada selokan pembuangan air (Foto: Satria)

Paskalis Adi Naro, Warga Merombok kepada VoxNtt.com, Senin (6/2/2017) mengatakan kalau dalam beberapa tahun ke depan Pemda belum ada respon, maka warga akan memagar pintu masuk RSUD Merombok.

“Orang tua di Merombok sudah bertemu Kadis PU untuk membicarakan persoalan ini. Tetapi sampai saat ini belum ada respon. Kami akan pagar pintu masuk RSUD kalau belum ada realisasi,” ujar Adi Naro.
Warga Seputar RSUD Mabar lainnya, Nurwahidin mengatakan semenjak pembangunan RSUD, tanah yang ada di belakang rumahnya tidak bisa dimanfaatkan lantaran air selalu tergenang.
“Air setinggi 7 meter tergenang  di belakang rumah pak. Sebelumnya area di belakang rumah adalah sawah dan rumah orang tua kami. Karena pembangunan Rumah sakit akhirnya kami terpaksa membangun rumah dekat jalan karena air tergenang sangat tinggi di belakang rumah,” ujar Nurwahidin.
Nurwahidin berharap agar Bupati Mabar dalam tahun 2017 ini menganggarkan dana APBD II Mabar untuk pembangunan selokan pembuangan air tersebut.
“Kami merasa dirugikan akibat tidak adanya selokan pembuangan di sampimg RSUD. Tanah yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk membangun rumah akhirnya tidak bisa,karena tidak ada selokan,” katanya. (Satria/VoN)
Air tergenang di samping RSUD Mabar di Merombok akibat tidak ada selokan pembuangan air.
Manggarai Barat
Previous ArticleWarga Merombok Minta Bupati Mabar Bangun Selokan di Samping RSUD
Next Article Dugaan Korupsi Air Minum Bersih di Malafai Masih Tunggu Audit BPKP

Related Posts

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat yang Rusak akibat Gempa

28 Agustus 2026
Terkini

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.