Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Calon Penumpang KM Lambelu Minta Pelni Maumere Kembalikan Uang Tiket
KESEHATAN

Calon Penumpang KM Lambelu Minta Pelni Maumere Kembalikan Uang Tiket

By Redaksi7 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para calon penumpang KM Lambelu (Foto: Are De Peskim/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Calon penumpang KM Lambelu meminta Pelni Maumere agar mengembalikan uang tiket dan biaya perjalanan kembali ke kampung masing-masing. 

Pasalnya, mereka cemas setelah mendapat informasi bahwa KM Lambelu ternyata pernah ditumpangi 4 penumpang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kami sebetulnya ingin tetap jalan tetapi setelah kami tahu informasi ini kami juga jadi cemas. Kami dengar mereka yang terkena corona pernah naik di kapal ini. Kami minta biaya tiket kami dikembalikan,” ungkap Philipus Neris asal Nita kepada VoxNtt.com di depan Pelabuhan L. Say Maumere, Selasa (07/04/2020).

Neris hendak berangkat ke Sangata, Kutai Timur. Dia telah lama berdomisili di sana dan beberapa waktu lalu pulang ke kampung karena ada kedukaan.

Selain Neris dan keluarganya, ada pula Yuliana asal Woloare, Ende yang hendak ke Balik Papan. “Saya mau pergi kerja,” ungkapnya.

Informasinya, terdapat 62 orang calon penumpang yang akan berangkat dari Maumere. Sesuai jadwal yang tertera di tiket, keberangkatan pada Senin (6/4/2020) pukul 23.00.

Neris menuturkan Senin malam mereka tiba di Pelabuhan Pelabuhan L. Say Maumere. Namun mereka baru mendapatkan penjelasan tentang pasien yang terpapar corona di KM Lambelu pada Selasa (07/04/2020) siang.

“Mereka minta kami bersabar tunggu selama 1×24 jam. Baru siang ini kami diberi makan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Pelni Maumere Surahman yang ditemui di Kantor Dinas Kesehatan belum bersedia memberikan tanggapan.

Perlu diketahui, sampai dengan berita ini diturunkan KM Lambelu yang membawa 238 penumpang asal Sikka dan beberapa daerah lain di Flores belum bisa berlabuh di L. Say.

Sejak pagi hari tadi, Tim Satgas Covid-19 Sikka melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap ABK dan penumpang kapal.

Kepada wartawan, Bupati Sikka Robi Idong mengatakan belum ada keputusan terkait KM Lambelu. Pasalnya, Bupati Robi masih harus berkoordinasi dengan Gubernur NTT untuk melaporkan hasil rapid test ABK.

“Kita akan memutuskan yang terbaik buat warga kita tetapi tentu harus diperhitungkan dengan matang,” tegas Robi Idong.

Penulis: Are De Peskim
Editor: Ardy Abba

KM Lambelu Robi Idong Sikka Virus Corona
Previous ArticleSatu PDP asal Sumbawa Meninggal di Labuan Bajo, Ini Penjelasan Tim Gugus Covid-19
Next Article Antisipasi Penyebaran Covid-19, 23 Napi di Rutan Kefamenanu Dibebaskan

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.