Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Tim Keuskupan Agung Ende Sebar Masker untuk Tukang Ojek dan Sopir
KESEHATAN

Tim Keuskupan Agung Ende Sebar Masker untuk Tukang Ojek dan Sopir

By Redaksi15 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tim Keuskupan Agung Ende sedang memasang masker kepada tukang ojek dan sopir di wilayah perbatasan Ende-Maumere (Foto: Copy Right)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Upaya untuk mencegah lajunya penyebaran wabah virus corona (Covid-19) terus dilakukan berbagai pihak di Kabupaten Ende, NTT.

Selain pemerintah dan aparat, pihak Keuskupan Agung Ende juga turut berpartisipasi menyebarkan masker dan mensosialisasikan tentang bahaya wabah virus corona.

Kali ini, sasaran kegiatan terlebih kepada tukang ojek dan para sopir. Sebab, kedua pekerjaan ini lebih rentan menyebar virus secara masif.

“Hari ini di dua titik wilayah perbatasan Ende-Maumere, di Watuneso dan Kotabaru,” tutur Ketua Tim dari Keuskupan Agung Ende, RD. Reginald Pi Perno melalui aplikasi pesan, Rabu (15/04/2020).

Pihak Keuskupan juga berencana akan menggelar hal serupa di perbatasan Ende-Nagekeo yakni di wilayah Nangapanda dan Maukaro.

“Ya, kita bagi masker dan juga sosialisasi cara penggunaan masker,” katanya.

Ia menerangkan, pembagian masker dilakukan secara gratis kepada tukang ojek dan sopir.

Dengan itu diharapkan agar masker dapat dikenakan setiap waktu apabila melakukan aktivitas di luar rumah. Hal ini ditegaskan RD. Reginald untuk menekan penyebaran virus corona secara bebas di tengah masyarakat.

Perkembangan Data Covid-19 di Ende

Sebagai informasi, Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, dr. Muna Fatma kembali merilis perkembangan data di Kabupaten Ende per 15 April 2020.

Dalam rilis tercatat, ada 1919 pelaku perjalanan dalam pemantauan (PPDP) terhitung sejak 13 Maret hingga 15 April. Dari total itu, sebanyak 883 orang selesai dipantau dan 1036 orang kini masih dipantau gugus tugas.

Kemudian, tercatat 22 orang tanpa gejala (OTG) yang masih dipantau dan sisa tiga orang dalam pemantauan (ODP) dari jumlah 19 ODP.

Pemerintah juga mencatat satu pasien dalam pengawasan (PDP) yang kini telah selesai dipantau. Dalam rilis itu pula tidak tercatat pasien yang positif corona di Ende.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Keuskupan Agung Ende Virus Corona
Previous ArticleWVI Sikka Fokus Perkuat Pengetahuan Warga 20 Desa untuk Cegah Covid-19
Next Article Jurnalis di Manggarai Kembali Dapat APD

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.