Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Belum Sempat Berulang Tahun, Pelabuhan Kewapante Dihancurkan Ombak
HEADLINE

Belum Sempat Berulang Tahun, Pelabuhan Kewapante Dihancurkan Ombak

By Redaksi8 Februari 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Badan jalan masuk Pelabuhan Penyebrangan Kewapante yang dirusak diterjang gelombang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, VoxNtt.Com- Belum sempat berulang tahun, Pelabuhan Penyebrangan Kewapante, Desa Namangkewa, Kecamatan Kewapante, Sikka dihancurkan ombak.

Pelabuhan ini diresmikan oleh Menteri Perhubungan kala itu, Ignasius Jonan pada (88/05/2016) lalu.

Peresmian Pelabuhan Kewapante dilakukan bersamaan dengan 2 pelabuhan lainnya yakni Pelabuhan Penyebrangan Atapupu dan Pelabuhan Penyebrangan Pamana.

Selanjutnya pada (9/6/2016) Pelabuhan Kewapante resmi digunakan yang ditandai dengan berlabuhnya Kapal Fery KM. Umakalada.

Sayang sekali, pelabuhan yang dibangun dengan biaya APBN sebesar Rp 59 M ini rusak parah akibat hantaman gelombang selama sepekan terakhir.

Kepala Dinas Perhubungan Sikka, Wilhelmus Sirilus mengatakan terdapat dua kerusakan pada Pelabuhan Kewapante.

“Yang rusak ini adalah badan jalan menuju pelabuhan dan catwalk atau jembatan pelabuhan,” ujar Sirilus yang ditemui VoxNtt.Com di lokasi pelabuhan pada Selasa (07/02/2017).

Saat ditemui Wilhelmus Sirilus bersama sejumlah stafnya sedang melakukan pengukuran terhadap badan jalan yang rusak.

“Ada tambahan panjang jalan yang rusak. Awalnya saat rusak pertama kali hanya sepanjang 20m-30m. Sekarang sudah meningkat menjadi 40-an meter. Panjang catwalk yang rusak kurang lebih 6 m,” ungkap Sirilus.

Pelabuhan Kewapante ini dibangun oleh PT.ASDP Kupang sepanjang tahun 2013-2016 ini. Sampai saat ini belum ada penjelasan resmi oleh PT.ASDP Kupang terkait kerusakan pada pelabuhan yang belum sempat berulang tahun ini. (Are/VoN).

Sikka
Previous ArticleRutan Bajawa Butuh Pembinaan Jasmani dan Rohani
Next Article Balai LLAJ dan ASDP Bali Akan Timbun Batu pada Jalan Masuk Pelabuhan Kewapante

Related Posts

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026
Terkini

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.