Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Pers Mesti Bekerja Jujur dan Transparan
HEADLINE

Pers Mesti Bekerja Jujur dan Transparan

By Redaksi8 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Illustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional atau HPN yang jatuh pada tanggal 9 Februari 2017, sejumlah media diharapkan bekerja jujur dan transparan. Saran ini khusus untuk sejumlah media yang bekerja di wilayah Kabupaten Ende.

Ende, VoxNtt.com-Sekretaris Pusat Kajian dan Advokasi Masyarakat (Pusam) Indonesia, Oscar Vigator, mengatakan dengan keberadaan Pers dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat Indonesia umumnya.

Oscar menuturkan, Pers merupakan elemen penting untuk kemajuan bangsa dan negara. Oleh karena itu, pers wajib memberikan pencerahan yang baik bagi masyarakat.

“Diharapkan bekerja lebih jujur dan harus tegakkan transparansi terhadap publik. Bahwa pers tidak sekedar memberikan pesan atau informasi namun harus memberikan pencerahan yang baik pada bidang politik, ekonomi dan kehidupan sosial budaya”ungkap Oscar.

Selain itu, lanjut dia, pers tidak sekedar untuk kepentingan sesaat. Melainkan, perlu ada gebrakan untuk menuntas segala bentuk mafia yang beredar di kalangan atau lembaga publik.

“Pejabat sudah tidak lagi anti kritik. Karena, dunia sudah sangat transparan. Mestinya, pejabat lebih memanfaatkan media sebagai alat komunikasi dengan masyarakat”kata Oscar, alumni PMKRI cabang Denpasar.

Beliau juga mengutuk keras terhadap orang atau lembaga yang melakukan tindakan kekerasan atau pengancaman terhadap media.

Bahwa, menurutnya, masyarakat mesti memahami tentang peran media untuk kemajuan suatu daerah.

“Kalau tanpa ada kritikan dari media, saya kira tidak ada kemajuan. Perlu diingat bahwa kritikan adalah solusi”ucap Oscar.

Sementara itu, Maksimus Deki, Anggota DPRD Ende mengapresiasi kinerja pers yang berada di wilayah Kabupaten Ende.

Sejauh ini, jelas Maksi, media telah membantu mengontrol pembangunan-pembangunan di daerah.

“Saya berterima kasih terhadap media yang turut serta mengontol pembangunan yang ada. Saya berharap agar media tetap solid dan kuat sebagai corong terbaik terhadap informasi publik” kata Maksi.***(Ian/VoN)

Ende
Previous ArticleNasib Bupati dan Kadis PU Mabar Tergantung Fakta Persidangan
Next Article Cuaca Buruk, KM Mahkota Nusantara Tak Dapat Sandar di Pelabuhan Soekarno Ende

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.