Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»PADMA Tanggapi Kebijakan Pemprov NTT di Tengah Wabah Corona
NTT NEWS

PADMA Tanggapi Kebijakan Pemprov NTT di Tengah Wabah Corona

By Redaksi27 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktur PADMA Indonesia, Gabriel Goa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT- Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (PADMA) Indonesia menanggapi kebijakan Pemerintah Provinsi NTT di tengah wabah virus corona atau Covid-19.

Direktur PADMA Indonesia Gabriel Goa membeberkan sejumlah tanggapan di balik poin-poin kebijakan Pemprov NTT.

Pertama, aktivitas pemerintahan zona hijau  agar tetap beraktivitas  patut diingatkan serius adalah wajib mengikuti protokol kesehatan.

Baca: Gubernur NTT Minta Para Bupati Buka Pos Batas, Ini Alasannya

Itu seperti menggunakan masker, menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer, serta disinfektan dan  jaga jarak. Gabriel menilai, jika tidak ditaati, maka zona hijau pun akan menjadi zona merah.

Kedua, PADMA Indonesia sangat setuju bahwa sekolah dan kuliah sementara dari rumah saja. Pihak sekolah dan kampus diminta pro-aktif  membantu  pelajar dan mahasiswa belajar dari rumah, baik secara virtual maupun jemput bola terutama di desa-desa yang belum ada akses internet.

Ketiga, PADMA Indonesia mengapresiasi atensi Pemprov NTT dan kabupaten/kota yang peduli dengan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT, baik yang prosedural maupun non prosedural.

Meski begitu, PADMA Indonesia masih mempertanyakan akurasi  data 5000-an PMI milik Pemprov NTT.

“Data itu berasal data dari mana? Terus  yang balik ke NTT sebelum akhir Mei dan Juni 2020, apakah sudah didata?” tanya Gabriel.

Dalam kaitan dengan ini, menurut Gabriel dibutuhkan kerja sama serius untuk mendapatkan data akurat dimulai  dari desa-desa se-NTT. Keakuratan data ini penting untuk memudahkan pemerintah dalam menyalurkan bantuan Sembako dan pelayanan kesehatan bagi PMI.

Yang paling penting, lanjut Gabriel, adalah mempersiapkan kompetensi dan kapasitas PMI di Balai Latihan Kerja (BLK). Kemudian, mengurus resmi di Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) sebagaimana diatur dalam UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan PMI dan Pergub NTT.

Keempat, PADMA Indonesia menilai Pemprov dan Pemkab/Pemkot se-NTT sungguh taat pada protokol kesehatan. Sebab jika dibiarkan bebas, maka sebelumnya yang mendapatkan posisi zona hijau, bisa saja berubah menjadi zona merah.

“Karena pandemi Covid-19 sudah mendunia bukan hanya di NTT saja,” tutup Gabriel. (VoN)

Kabupaten Manggarai Padma PADMA Indonesia Virus Corona
Previous ArticleKSP Ricco Mandiri Bagikan Bantuan Sembako di Manggarai
Next Article Semen Bisa Dibeli dengan Hasil Tanah

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.