KSP Ricco Mandiri saat menyerahkan bantuan kepada warga di Desa Bulan Kecamatan Ruteng, Manggarai, NTT, Selasa (26/05/2020).(Foto : Pepy Kurniawan/ Vox NTT)
alterntif text

Ruteng, Vox NTT – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Ricco Mandiri membagikan bantuan Sembako untuk sejumlah masyarakat di Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT.

Bantuan itu diberikan kepada sejumlah warga di Desa Bangka Lao, Desa Pong Lao dan Desa Bulan.

Baca: KSP Ricco Mandiri Jaya Solusi Kembangkan Usaha di Manggarai

Selain Sembako, KSP Ricco Mandiri juga membagikan vitamin guna menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Ketua Umum KSP Ricco Mandiri, Safriady Darman Jehaman mengatakan bantuan itu sebagai bentuk kepedulian di tengah pendemi Covid-19.

Sebab menurutnya, selain berdampak pada kesehatan, wabah Covid-19 ini juga akan berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat.

Baca: Sejumlah Agen KSP Ricco Mandiri Jaya Siap Diluncurkan ke Desa-Desa

“Ini sebagai bentuk kepedulian kami, karena corona ini juga berdampak pada ekonomi masyarakat. Sehingga kami sisihkan sedikit rezeki yang kami dapatkan selama ini untuk diberikan kepada orang yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ia berharap agar bantuan itu dapat bermanfaat bagi masyarakat yang menjadi penerima.

“Sekalipun sedikit yang kami berikan, tapi kami tetap berharap semoga bantuan ini dapat bermanfaat. Itu makanya kami berikan kepada orang yang dinilai kurang mampu,” ujarnya.

Selain itu, Safryn sapaan akrabnya, juga meminta kepada masyarakat untuk tetap mengikuti imbauan pemerintah terkait upaya pencegahan dan penanganan Covid-19.

Baca: KSP Ricco Mandiri Jaya Sumbang Telur dan Beras ke Posko Relawan Covid-19 Mabar

Salah satu warga yang menerima bantuan Petronela Banut (55) mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

Ia adalah warga desa Bulan yang hidup sebatang kara dan tinggal di rumah reyot.

Petronela mengaku selama ini tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah.

“Terima kasih Ricco Mandiri, bantuan ini sangat bermanfaat. Saya sangat terbantu, apalagi selama ini saya susah memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saya juga tidak pernah mendapatkan bantuan pemerintah,” ungkapnya sambil meneteskan air mata.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba