Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kadis Sippa Minta Maaf Atas Tindakan Guru SD GMIT SoE I
Regional NTT

Kadis Sippa Minta Maaf Atas Tindakan Guru SD GMIT SoE I

By Redaksi10 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kadis P dan K Kabupaten TTS Drs. Seperius Edison Sippa,M.Si
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, VoxNtt.com-Sikap gentle dan berani menanggung kesalahan dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten TTS Edison Sippa atas tindakan beberapa guru di SD GMIT SoE 1.

Sebelumnya pada Senin, 6 Februari 2017 lalu, para guru tersebut memulangkan siswa  sebelum waktunya untuk turut menyaksikan aksi demonstrasi yang dilakukan Aruk di halaman depan kantor Kejaksaan Negeri TTS.

Aksi unjuk rasa tersebut bertepatan dengan pemeriksaan Sekda TTS, Salmun Tabun sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana pelantikan Bupati dan Wakil Bupati TTS serta dana peresmian kantor DPRD.

Kepada media ini usai bertemu dengan komisi IV DPRD TTS, Edison Sippa meminta maaf kepada orang tua siswa, anggota DPRD TTS dan seluruh masyarakat TTS atas tindakan para guru yang telah memulangkan siswa/i sebelum waktu pelajaran berakhir.

“Karena Sekolah adalah satuan pendidik maka sebagai pimpinan dinas Pendidikan dan Kebudayaan saya atas nama kepala sekolah memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kelalaian teman-teman saya di SD GMIT SoE 1, ini permohonan maaf yang tulus kami sampaikan kepada orang tua, juga kepada Ketua DPRD, Ketua Komisi IV bersama anggota dan seluruh masyarakat Kabupaten TTS” ungkap Kadis Sippa.

Mengenai tindak lanjut dari kelalaian guru-guru tersebut, lanjut Kadis Sippa, dinas akan memberikan teguran keras karena tidak sesuai dengan kelender pendidikan.

“Kami harap ini kejadian pertama dan terkahir dan tidak boleh terulang lagi ke depannya,”tegas Sippa.(Paul/VoN).

 

TTS
Previous ArticleWabup Ngada Sarankan Pers Harus Berimbang
Next Article Jhon Pela: Pemerintah Harus Segera Tindak Bencana Alam

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.