Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Garda Dukung Kejari TTU Usut Dugaan Penyimpangan Pengangkatan Guru Teko
HUKUM DAN KEAMANAN

Garda Dukung Kejari TTU Usut Dugaan Penyimpangan Pengangkatan Guru Teko

By Redaksi4 Juni 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kajari TTU Bambang Sunardi, SH saat menerima petisi dukungan dari GARDA, Rabu, 03 Juni 2020 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Peduli Demokrasi dan Keadilan (GARDA) menyatakan dukungannya terhadap Kejaksaan Negeri TTU untuk mengusut tuntas kasus dugaan penyimpangan pengangkatan guru tenaga kontrak (teko) tahun 2018/2019.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui petisi yang diserahkan langsung Ketua GARDA Paulus Modok. Petisi dukungan itu diterima langsung Kejari TTU Bambang Sunardi, Rabu (03/06/2020).

Pantauan VoxNtt.com, saat menyerahkan petisi tersebut, Paulus ditemani oleh Wilhelmus Oki selaku sekretaris GARDA.

Sementara Kajari Bambang ditemani oleh Kasi Intel Kejari TTU Rio Rosada Situmeang.

GARDA dalam surat petisinya menyatakan dukungan penuh kepada Kejari TTU untuk terus menjalankan tugas dan tanggung jawab hukumnya.

Baca: Datangi Kejaksaan, Anggota DPRD TTU Dipanggil Terkait Pengangkatan Guru Teko

Itu terutama pada pemberantasan tindak pidana korupsi dengan konsisten, mandiri, dan prestasi terpuji tanpa harus terbebani dengan segala interest politik.

Langkah berani Kejari TTU guna mengusut tuntas dugaan penyimpangan pengangkatan guru teko dengan indikasi penyalahgunaan kewenangan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara d itengah pandemi Covid-19 saat ini, menciptakan optimisme baru dalam geliat pemberantasan korupsi di bumi Biinmafo.

GARDA berharap rekam jejak Kejaksaan tentang prestasi penghentian penyidikan (SP3) tidak terjadi lagi untuk ke sekian kalinya, terutama untuk kasus penyimpanan pengangkatan guru teko tahun anggaran 2018/2019 .

Kajari TTU Bambang Sunardi kepada wartawan usai menerima petisi dari GARDA mengucapkan terima kasih atas dukungan tersebut.

Ia juga meminta agar pihaknya bisa dikoreksi dan dikawal dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.

“Kawal saya, koreksi saya, kurang baik atau apa ingatkan saya biar kalau saya mau melenceng bisa jadi lurus,” pinta Bambang.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Garda Guru Teko Kejari TTU TTU
Previous ArticleHanura Minta Gubernur NTT Tinjau Kembali Izin Tambang di Matim
Next Article 25 Miliar Gaji Guru Teko TTU Masih Mengendap di Kas Daerah

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026

Polres Manggarai Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dan Kekerasan di Langke Rembong

2 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.