Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Janda dan Warga Satu RT di Kota Ndora Matim Belum Dapat Bantuan Covid-19
VOX DESA

Janda dan Warga Satu RT di Kota Ndora Matim Belum Dapat Bantuan Covid-19

By Redaksi10 Juni 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lurah Kota Ndora, Saverinus Songku (Foto: Sandy Hayon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Siti Aminah seorang janda di lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) belum mendapat bantuan Covid-19.

Ia mengaku beberapa bulan lalu mendatangi kantor lurah untuk memasukan berkas persyaratan berupa foto copy Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Waktu itu kami kasih ke petugas dan pegawai terima kartu keluarga. KK itu mereka terima dan simpan di sana (kantor lurah),” kata Siti kepada VoxNtt.com di Borong, Senin (08/06/2020).

Dikatakannya, saat mendengar kabar pembagian bantuan tahap pertama ia pun mendatangi kantor lurah. Saat itu kata dia kantor mulai sepi, para penerima sudah pulang.

“Waktu itu ada pegawai bilang ke saya kalau saya punya nama ada tapi NIK KTP dan KK beda, makanya tidak bisa kasih bantuan saya punya. Mereka bilang juga manti bertahap,” ujarnya.

“Waktu itu petugas bilang, memang ini nama Siti Aminah ada tapi salah nomor NIK. Waktu itu saya dengan Nurma Brima. Kami nama sudah ada tapi tidak terima bantuan,” tambahnya.

Ia menambahkan, salah satu putrinya yang juga janda tidak ter-cover sebagai salah satu penerima bantuan. Padahal berkas persyaratan sudah diserahkan ke kelurahan.

“Berkas sudah masuk tapi saya tidak tahu kenapa Hariani anak saya tidak dapat. Saya dan dia PKH dan bantaun-bantuan lain tidak dapat,” imbuhnya.

Senada dengan Siti, Enda Fitriani dan Rian Hidayat juga mengalami hal yang serupa.

“Kami sudah serahkan ke kelurahan. Kami tidak terima waktu itu mereka bilang pake tahap. Tapi sampe sekarang belum ada kabar,” tukas Enda Fitriani dan Rian Hidayat .

Warga Satu RT Tidak Dapat Bantuan

Terpisah, Ketua RT014/RW05 kampung Ende Junaidin mengatakan sebanyak 76 Kepala Kelurga di wilayah itu tak satupun yang diakomodasi sebagai penerima bantuan.

Bahkan kata dia, pihak keluarahan Kota Ndora tidak melibatkan RT untuk mendata warga yang benar-benar membutuhkan bantuan dari pemerintah.

“Saya kaget ketika warga di RT saya antar foto copy KK dan KTP di kantor lurah. Saya tidak tahu kenapa pihak lurah tidak melibatkan RT,” tukasnya.

“Waktu saya bilang ke petugas kamu kalau seperti harus koordinasi supaya saya bisa beritahu warga. Kalau seperti ini kan bisa saja masyarakat mepermasalahkan saya,” tambahnya.

Dikatakannya, lebih dari 30 KK yang ada di RT itu yang sudah janda, lumpuh dan lanjut usia.

Menanggapi hal itu, Lurah Kota Ndora Saverinus Songku menjelaskan hingga saat ini pihaknya sudah melakukan pendataan sekaligus menyerahkan berkas ke Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Timur.

“Kami sudah melakukan kewajiban untuk menyerahkan berkas ke dinas terkait. Dan bantuan bukan bersumber dari kelurahan tetapi pemerintah baik pusat, provinsi dan Kabupaten,” katanya saat ditemui VoxNtt.com di Kantor Lurah Kota Ndora, Selasa (09/06/2020).

Ia menerangkan dari 1174 KK di Kelurahan itu, sebanyak 192 KK merupakan penerima BST, penerima PKH 127 KK, BLT raskin 144 KK dan PPNT 106 KK. Jika ditotal maka warga Kota Ndora yang belum tersentuh bantuan sebanyak 605 KK.

“Saya pikir KK belum dapat bantuan pasti akan dapat. Karena kami sudah kirim data yang tentunya sesuai dengan kriteria misalnya bukan PNS, TNI, POLRI dan kriteria lain yang sudah ditentukan. Nanti dinas sosial yang menentukan,” jelas Lurah Saverinus.

Pihaknya juga menyarankan kepada Siti Aminah agar mendatangi kantor lurah untuk menerima surat keterangan perbedaan NIK.

“Karena inikan data verifikasi, ketika nama yang sama NIK yang berbeda berarti kita bisa mengelurkan surat keterangan berbeda NIK asalkan sasarannya pas. Tapi benar dia adalah warga Kota Ndora,” urainya.

Lurah Saverinus juga membantah bahwa pihaknya tidak melibatkan RT saat melakukan pendataan warga.

“Bukan tidak melibatkan mereka tetapi semua data sudah ada di kantor lurah, hal itu sekaligus untuk mempercepat pelayanan. Apalgi waktu itu kita dibatasi oleh waktu,” ucapnya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Kota Ndora Manggarai Timur Matim
Previous ArticleUpdate 9 Juni: 95 Swab Diperiksa, Nihil Penambahan Kasus Positif Covid-19 di NTT
Next Article PMI Semprot Disinfektan Sejumlah Angkutan Umum di Kota Ruteng

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.