Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Medsos»Terkait Selisih Harga Sembako di Desa Golo Tolang Matim, Ini Kata TKSK
Medsos

Terkait Selisih Harga Sembako di Desa Golo Tolang Matim, Ini Kata TKSK

By Redaksi11 Juni 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Screenshot postingan Ecky Prantozt di group facebok 'Demokrasi Manggarai Timur'
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Pembagian jenis bantuan Sembako di Desa Golo Tolang, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) menuai banyak komentar dari netizen.

Di group facebook ‘Demokrasi Manggarai Timur’ pemilik akun Ecky Prantozt mempertanyakan selisih harga Sembako dengan bukti struk atau resi transaksi.

“Beras 20 kg, Telor Ayam 30 butir
20 kg x 10.000= Rp.200.000
30 Butir x 2000 =Rp.60.000
Total: Rp.260.000. Diselip bukti penarikan uangnya Rp.400.000. Pertnyaannya Rp.140.000 kemana??” tulis Ecky dalam postingannya.

Dalam struk itu juga terungkap penerima bantuan atas nama Rofinus Jolong dengan nominal transaksi Rp 400.000.

Terpisah, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kota Komba Teresia Tominda Wisang membenarkan bahwa Rofinus Jolong merupakan salah satu warga desa Golo Tolang.

Ia menjelaskan beras yang disediakan di agen BRILink bernama Robertus merupakan beras berlogo bulog jenis premium.

Jumlah beras di packingan itu kata Teresia, lebih dari 12 kilogram (kg) dan hampir mendekati 13 kg.

“Berdasarkan hasil kesepakatan yang kami buat pada waktu kami pertemuan evaluasi ditetapkan beras 13 kg dan telur 15 butir dikali harga pasar,” ujarnya saat dihubungi VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp, Kamis (11/06/2020).

“Berarti 13 kg kali 11.000=143.000. Telur 15 butir dikali 2.500=37.500. Total belanja 180.500 dikurangi 200.00=19.500. Itu kalau jatah penyaluran 1 bulan,” tambahnya.

Wanita yang mendampingi 22 desa di Kecamatan Kota Komba itu menambahkan kalau untuk 2 bulan, maka 26 kg dikali 11.000=286.000 dan telur 30 butir kali 2.500=75.000.

Jadi, total belanja 361.000. Maka 400.000 dikurangi 361.000, hasilnya 39.000.

Ia menjelaskan sisa uang Rp 39.000 dari setiap penerima bantuan diperuntukan biaya kendaraan yang mengangkut beras dari Ruteng ke Ketang (wilayah desa Golo Tolang), juga biaya lain-lain.

“Tentunya tidak bisa dihitung lurus-lurus. Lalu biaya-biaya l itu siapa yang harus tanggung. Makasih,” ujarnya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Desa Golo Tolang Manggarai Timur Matim
Previous ArticlePilkada 2020: KPU Mabar Tambahkan Jumlah TPS
Next Article Kapolda NTT Minta Warga Proaktif Terapkan Aturan Kesehatan

Related Posts

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026

Teodorus Weke Gelar Ritus Adat dan Minta Restu Leluhur Jelang Pilkades Wae Mulu

28 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.