Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Jelang New Normal, Tempat Wisata di Belu Akan Kembali Dibuka
Ekbis

Jelang New Normal, Tempat Wisata di Belu Akan Kembali Dibuka

By Redaksi15 Juni 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Obyek Wisata Padang Fulan Fehan di Belu-NTT(Foto:Marcel Manek/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Menjelang penerapan normal baru (New Normal) yang akan dimulai pada 15 juni 2020 mendatang, Dinas Pariwisata kabupaten Belu akan melakukan uji coba pembukaan obyek-obyek wisata di kabupaten itu.

Pembukaan destinasi akan dilengkapi dengan protokol pencegahan covid-19.

Beberapa protokol dimaksud akan diterapkan secara ketat selama berwisata antara lain; kewajiban pengecekan suhu tubuh, pengunjung wajim memakai masker, pengunjung wajib mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer baik bagi pengunjung maupun pengelola, penerapan jaga jarak minimal 1.5 meter (physical distancing) dan juga pemberlakuan pembatasan jumlah pengunjung maksimal 50% dari kapasitas daya tampung yang ada, sebagai upaya mencegah terjadinya kerumunan pengunjung yang terlalu padat.

Dengan peraturan tersebut, diharapkan wisatawan tetap dapat menikmati aktivitas berwisata dengan waspada dan disiplin menjaga kebersihan diri, sehingga kesehatan diri masing-masing maupun kesehatan orang di sekelilingnya tetap terjaga dengan baik.

Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Belu, Fredrikus Beremau ketika dikonfirmasi VoxNtt.com, Sabtu (13/06/2020), mengatakan persiapan selanjutnya berupa rapat koordinasi dengan Forkopimcam kecamatan Kakuluk Mesak sebagai pusat destinasi wisata di Belu.

Selain rapat koordinasi, Dinas Pariwisata bersama stskeholder terkait juga sedang mempersiapkan fasilitas penunjang penerapan protokol kesehatan di obyek-obyek wisata.

“Hari ini kami masih dalam tahap persiapan di antaranya pemasangan papan informasi. Juga hari ini kami lakukan simulasi bersama aparat Kepolisian dan TNI AD pada obyek Pasir Putih. Besok masih juga akan dilakukan uji coba dengan melakukan mengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun, pemeriksaan masker dan pembatasan jumlah pengunjung sebagaimana telah disepakati pada hari kamis lalu,” jelas Fredrikus.

Tambah Fredrikus, pada masa uji coba ini Pantai Pasir putih akan membatasi pengunjung maksimal 150 orang/hari, pantai Sukaerlaran juga akan dibatasi  jumlah pengunjungnya  maksimal 400 orang/hari.

Sementara, spot Sabanase akan dibatasi jumlah pengunjungnya maksimal 250 orang/hari. Jembatan Pelangi, wisata Mangrove dan Postu Maniku masing-masing akan dibatasi jumlah pengunjungnya maksimal 100 orang/hari.

Penulis: Marcel Manek

Editor: Irvan K

Belu Pariwisata NTT
Previous Article45 KK Terima Paket Sembako dari OMK St Kristoforus Matani
Next Article Pekerja Asal Malaka dan Belu Diduga Ditelantarkan Kontraktor Proyek PLN

Related Posts

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Promo Sambungan Baru dan Website Resmi Jelang HUT ke-17

2 Maret 2026

Kapal Pesiar Mewah Bawa 1.300 Turis Singgah di Kupang, Travel Agen Siapkan Tiga Destinasi

23 Februari 2026

Pemberhentian Guru SMAN 1 Lamaknen Selatan, Ujian Akuntabilitas Pendidikan Perbatasan

22 Februari 2026
Terkini

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.