Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Pengusaha Diduga Dapat BLT DD, Pemdes Watu Lanur Diadukan ke DPRD Matim
VOX DESA

Pengusaha Diduga Dapat BLT DD, Pemdes Watu Lanur Diadukan ke DPRD Matim

By Redaksi22 Juni 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Polemik pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Watu Lanur, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), kini sudah merangsek naik ke babak baru.

Sebelumnya, Pemdes Watu Lanur dituding menyalurkan BLT DD Covid-19 tidak tepat sasaran.

Dugaan bernada tudingan itu diungkapkan Yosef Dahur, warga asal Golo Labang, Dusun Lenda, Desa Watu Lanur.

Yosef keberatan namanya tidak masuk dalam daftar penerima BLT DD. Sementara pengusaha dan guru ia sebut telah menerima BLT DD Watu Lanur.

Yosef mengaku, pihaknya sudah melayangkan surat pengaduan di balik kebijakan Kepala Desa Watu Lanur Petrus Cucur Radison ke DPRD Matim

“Pak, hari ini, Senin (22/06/2020), surat pengaduan kami sudah serahkan ke DPRD Matim,” ujar Yosef yang menghubungi VoxNtt.com usai menyerahkan surat pengaduan ke DPRD Matim.

Ia mengatakan, selain ke DPRD, surat pengaduan juga dikirim ke DPMD, Dinas Sosial, Bupati Matim Agas Andreas dan Camat Poco Ranaka.

Baca: Pengusaha Dapat BLT, Kebijakan Kades Watu Lanur Dinilai Tidak Tepat Sasaran

“Saya bersama dengan Heribertus Heron mengantar surat itu pak,” kata Yosef.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Matim, Heremias Dupa dan Damu Damian mengaku surat pengaduan seputar polemik pembagian BLT DD Watu Lanur sudah masuk ke lembaga dewan.

Baca: Pengusaha Dapat BLT DD, PMKRI Ruteng Kritik Kebijakan Pemdes Watu Lanur

“Surat pengaduan masyarakat Desa Lanur sudah masuk ke DPRD Matim pada Senin (22/06/2020) pagi,” kata Ketua DPRD Matim Heremias Dupa kepada VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp, Senin malam.

Politisi PAN Matim itu mengatakan, esok (23/06), pihaknya akan menggelar rapat kerja bersama Kepala Desa Watu Lanur, Camat Poco Ranaka, dan DPMD Matim terkait pengaduan tersebut.

Baca: Dituding Bagi BLT DD Tidak Tepat Sasaran, Begini Respon Pemdes Watu Lanur

Heremias mengatakan rapat kerja ini dilakukan untuk memastikan kebenaran di balik dugaan masyarakat tersebut.

“Maka harus dicek data dengan Kepala Desa sama dinas teknis supaya hasil rapat ini menjadi bagian dari input untuk memberikan catatan dan kebijakan yang solutif supaya proses pembagian dan sasaran BLT Dana Desa tepat sasaran, tepat orang dan tepat jumlahnya,” kata Heremias.

Wakil Ketua DPRD Matim Damu Damian juga mengaku, pihaknya akan melakukan pertemuan esok (23/06). Pertemuan itu akan dihadiri oleh pengadu, pendata, Kades, BPD, DPMD dan Dinsos Matim.

“Tentunya untuk dapat diklarifikasi agar dicarikan penyelesaian yang tepat sesuai kriteria yang diisyaratkan,” katanya.

Damu juga meminta Bupati Matim Agas Andreas untuk memanggil dinas terkait mulai dari DPMD, Dinas Sosial, Camat Poco Ranaka, Kades Watu Lanur untuk melakukan pertemuan dengan Komisi A.

Itu untuk membahas penyelesaian masalah yang diadukan warga Watu Lanur tersebut.

KR: L. Jehatu
Editor: Ardy Abba

Desa Watu Lanur DPRD Matim Kabupaten Manggarai
Previous ArticleSoal Polemik Danau Rana Masak, Pengamat: Pemda Matim Jangan Main Api
Next Article Anggota DPRD Manggarai Ini Bagikan Masker dan Sembako di Desa Pong Murung

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Rumah di Reok Barat Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

2 Agustus 2026

Puluhan Tahun Bertaruh Nyawa, DPRD Desak Jembatan Permanen di Wae Musur

30 Juni 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.