Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Terkait Polemik Pemprov dengan Fraksi DSP, BK DPRD Segera Gelar Sidang Laporan
NTT NEWS

Terkait Polemik Pemprov dengan Fraksi DSP, BK DPRD Segera Gelar Sidang Laporan

By Redaksi7 Agustus 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua BK DPRD NTT, John Elpy Parera saat diwawancarai awak media (Foto: Vox NTT/Tarsi Salmon)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Timur (NTT) segera mengagendakan sidang laporan pemerintah provinsi itu.

Laporan tersebut melalui surat yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda), Benediktus Polo Maing terhadap Fraksi Demokrat Solidaritas Pembangunan (DSP).

Ketua BK DPRD NTT John Elpy Parera mengatakan, saat ini pihaknya sudah mulai memproses laporan Sekda NTT Ben Polomaing atas dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan ketua dan sekretaris Fraksi DSP, Renny Marlina Un dan Chirstian Widodo.

Baca Juga: Terkait Polemik Pemprov dengan Fraksi DSP, Ini Kata BK DPRD NTT

“Proses yang dilakukan merupakan respon atas surat Sekda ke BK DPRD yang arahnya dugaan fitnah pada tanggapan akhir Fraksi DSP yang dinilai tidak berdasarkan fakta dan data,” kata Parera kepada wartawan di Kupang, Rabu (05/08/2020).

Ia mengatakan persidangan BK DPRD NTT akan digelar mulai pekan depan.

Namun kata dia, sebelum sidang digelar, harus dilakukan persiapan agar memenuhi syarat unsur legal standing. Itu seperti persiapan ruangan dan pakaian majelis BK.

“Sesuai ketentuan, BK DPRD NTT diberi waktu selama 90 hari untuk menuntaskan laporan tersebut. Awalnya akan dilakukan pemeriksaan pendahuluan, di antaranya aspek materi dan legal standing,” tandasnya.

Ia menjelaskan, untuk aspek materi akan dipelajari apakah sikap politik Fraksi DSP yang disampaikan dalam rapat paripurna masuk dalam kategori melanggar kode etik.

Jika melanggar kode etik, harus ditetapkan lagi untuk dilakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan terlapor.

Karena menurut dia,memproses laporan eksekutif terhadap sikap politik fraksi sebagaimana ditangani saat ini merupakan pengalaman pertama.

Walau demikian, laporan tetap diproses secara maksimal agar bisa menjadi rujukan bagi daerah lain bila menangani persoalan serupa.

“Kita berusaha independen dalam menangani laporan Sekda atas dugaan melanggar kode etik yang dilakukan Fraksi DSP. Keputusan yang diambil BK bersifat final,” katanya.

Ia menegaskan, keputusan yang diambil BK dalam bentuk surat peringatan sesuai jenis pelanggaran dan pergantian antar alat kelengkapan di dewan.

“Keputusan yang diambil tidak mungkin untuk pergantian antar waktu (PAW) karena akan bertabrakan dengan hak imunitas,” ujarnya

Sementara Sekretaris Fraksi DSP DPRD NTT, Christian Widodo mengatakan, siap menunggu proses lebih lanjut yang ditangani BK.

“Kami tunggu saja prosesnya,” ucap Christian dengan singkat.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

DPRD NTT Kota Kupang Pemprov NTT
Previous ArticlePenjual Pusaka Merah Delima di Nagekeo Ditangkap Polisi
Next Article Pemerintah Diminta Bentuk Tim Khusus Evaluasi Pembelajaran Secara Virtual

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.